URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Senin (29/7/2024), Joko Haryono, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Salatiga, menerima SK Pensiun dalam apel luar biasa yang dipimpin oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, di halaman Pemerintah Kota Salatiga. Yasip mengucapkan terima kasih atas pengabdian Joko selama 38 tahun, mengapresiasi prestasi, dedikasi, loyalitas, dan keteguhannya. Yasip juga menyampaikan terima kasih atas suksesnya rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Salatiga, yang berjalan lancar tanpa komplain.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pj. Wali Kota Salatiga Apresiasi Pengabdian Joko Haryono dalam Apel Luar Biasa

Pj. Wali Kota Salatiga Apresiasi Pengabdian Joko Haryono dalam Apel Luar Biasa

Pj. Wali Kota Salatiga Apresiasi Pengabdian Joko Haryono dalam Apel Luar Biasa

Pada Senin (29/7/2024), Joko Haryono, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Salatiga, menerima SK Pensiun dalam apel luar biasa yang dipimpin oleh Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, di halaman Pemerintah Kota Salatiga. Yasip mengucapkan terima kasih atas pengabdian Joko selama 38 tahun, mengapresiasi prestasi, dedikasi, loyalitas, dan keteguhannya. Yasip juga menyampaikan terima kasih atas suksesnya rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Salatiga, yang berjalan lancar tanpa komplain.
Foto dok IST
Apel luar biasa dilanjutkan dengan penyerahan SK Pensiun dan Cinderamata kepada Joko Haryono dan ditutup dengan foto bersama.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Senin (29.7.2024) adalah hari bersejaran bagi Joko Haryono, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Salatiga.

Bagaimana tidak dalam acara tersebut Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menjadi Pembina Apel pada apel luar biasa dalam rangka penyerahan SK Pensiun Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Joko Haryono di Halaman Pemerintah Kota Salatiga.

Yasip mengucapkan terimakasih atas pengabdian Kasatpol PP yang telah 38 tahun mengabdi di Kota Salatiga. “Hari ini ada salah satu senior kita yang akan menyelesaikan masa pengabdiannya. Beliau telah mengabdi selama 38 tahun di Kota Salatiga. Bapak Kepala Satpol PP Kota Salatiga Joko Haryono ini merupakan salah satu ASN yang memiliki PDLT yaitu Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela. Terimakasih atas pengabdian dan keteguhannya dalam membawa nama baik Kota Salatiga,” kata Yasip.

Selanjutnya Yasip juga menyampaikan terimakasih atas terlaksananya rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Salatiga. “Terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Salatiga, mulai dari kegiatan Moloekatan sampai dengan car free night, semua berjalan dengan baik dan tidak ada komplain dari masyarakat,” kata Yasip.

“Rangkaian kegiatan ini tidak berhenti disini, masih ada kegiatan lainnya yang membutuhkan dukungan dan partisipasi kita semua yaitu rangkaian peringatan HUT RI sekaligus Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang di pusatkan di Kota Salatiga dengan berbagai kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 12 – 22 Agustus 2024,” lanjut Yasip.

Rangkaian pelaksanaan apel luar biasa dilanjutkan dengan penyerahan SK Pensiun dan Cinderamata kepada Joko Haryono dan ditutup dengan foto bersama.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan