URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Selasa (21/5/2024) pagi, warga di kawasan Taman Blauran, Salatiga, dikejutkan oleh kebakaran sebuah mobil angkutan kota jalur 6 yang melayani trayek Tamansari - Noborejo. Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 dan menghanguskan seluruh kendaraan yang diparkir di area ruko dekat Pasar Blauran, di Jalan Taman Pahlawan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apes, Angkot Milik Agus Triyono Ludes Terbakar, Didekat Pasar Blauran Salatiga

Apes, Angkot Milik Agus Triyono Ludes Terbakar, Didekat Pasar Blauran Salatiga

Apes, Angkot Milik Agus Triyono Ludes Terbakar, Didekat Pasar Blauran Salatiga

Selasa (21/5/2024) pagi, warga di kawasan Taman Blauran, Salatiga, dikejutkan oleh kebakaran sebuah mobil angkutan kota jalur 6 yang melayani trayek Tamansari - Noborejo. Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 dan menghanguskan seluruh kendaraan yang diparkir di area ruko dekat Pasar Blauran, di Jalan Taman Pahlawan.
Foto dok IST
Satu unit angkutan kota di Salatiga ludes terbakar. Belum diketahui penyebabnya, namun api membakar habis seluruh mobil.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Selasa (21.5.2024) pagi warga dikawasan Taman Blauran dekat pertigaan dikejutkan adanya mobil angkutan kota di Salatiga yang tiba tiba terbakar. Belum diketahui penyebabnya, namun api membakar habis seluruh mobil.

Dari informasi yang diperoleh, kebakaran terjadi Selasa (21/5/2024) sekira jam 6.30 pagi. angkutan kota itu berada di dekat pasar Blauran, tepatnya jalan Taman pahlawan Salatiga.

Angkutan kota yang terbakar disebut angkot jalur 6 yang melayani trayek Tamansari – Noborejo PP.

Dari sejumlah video yang beredar, terlihat angkot yang terbakar berada di lahan parkir area ruko. Api membakar seluruh bodi kendaraan.

Di video lain terlihat, satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Salatiga datang ke lokasi dan memadamkan api.

Sejumlah petugas menyemprotkan air ke mobil yang terbakar sampai padam. Tampak pula petugas kepolisian juga berada di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Salatiga Iptu Henry Widyoriani menjelaskan sopir angkot adalah Agus Triyono, warga Nobokulon, Kota Salatiga.

Adapun Kronologis kejadian berawal pada hari Senin tgl 20 Mei 2024 sekitar pukul 21. 00 Agus Triyono memarkirkan mobil angkot di halaman parkir Ruko untuk selanjutnya ditinggal pulang ke rumah. Keesokan harinya Selasa tanggal 21 Mei 2024 pukul 06.00 Wib korban datang lagi ke halaman Ruko untuk mengambil mobil angkotnya bertujuan untuk bekerja seperti biasa.

“Namun angkot distater /dihidupkan tidak bisa (aki tidak hidup). Agus kemudian meninggalkan angkot untuk mencari teman teman sesama pengemudi angkot di terminal angkot tamansari dengan tujuan untuk membantu mendorong,” jelas Henry.

Selang beberapa menit kembali ke halaman ruko mobil sudah dalam keadaan terbakar di bagian depan hingga merambat ke seluruh badan mobil.

Tak lama kemudian melintas Bhabinkamtibmas Kelurahan Kutowinangun Lor Aipda Heri Haryanto langsung menghubungi petugas Damkar guna memadamkan api.

Saksi mobil terbakar

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta