Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN ???? Kabar BPJS

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN

ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN

ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan mengadakan sosialisasi Program JKN-KIS dan Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN di depan puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rabu (03/03).

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Frederikus Hardianto dan turut dihadiri oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang dan Satuan Kerja Dinas Pemerintahan Kabupaten Batang.

Frederikus mengatakan, sosialisasi ini untuk memberikan kemudahan peserta JKN-KIS khususnya segmen ASN atau PPPK dalam melakukan perubahan data, mengakses data dan penyampaian informasi pengaduan tanpa harus ke kantor cabang.

” BPJS Kesehatan siap memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta dengan tetap memberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan duta BPJS dan peserta dari risiko penyebaran Covid-19, salah satu solusinya adalah dengan penggunaan Mobile JKN,” jelasnya.

Frederikus menjelaskan, Mobile JKN juga membentuk identitas peserta yang dapat diakses secara digital berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) digital, sehingga tidak perlu khawatir lagi jika kartu ketinggalan dan berobat darurat sewaktu-waktu.

Frederikus pun menyampaikan dengan menjadi peserta JKN-KIS, para PPPK bisa mendapat perlindungan baik diri sendiri, keluarga, maupun orang lain dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan bersama.

“Filosofi Program JKN-KIS adalah setiap peserta yang sehat akan bergotong royong membantu peserta yang sakit.  Apabila taat membayar iuran tepat waktu serta bisa menjaga kesehatan maka pada setiap orang tertanam rasa kepedulian terhadap sesama, terutama pada masyarakat yang terkena musibah,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Mutasi dan INKA BKD, Masruriyah mengatakan bahwa pertemuan ini juga sebagai ajang untuk berkoordinasi terkait iuran yang tercantum Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 dengan para Person In Charge (PIC) satuan kerja (satker) di wilayah Kabupaten Batang, dengan koordinasi utama terkait mekanisme perhitungan iuran bagi segmen PPPK. Masruriyah menambahkan iuran ASN ataupun PPPK mengikuti peraturan tersebut adalah 4% ditanggung pemberi kerja, dan 1% oleh pekerjanya sendiri.

”Masing-masing PIC satker saya harap sudah memahami mekanisme perhitungan, dari batasan upah atau penghasilan, maupun cara mekanisme penyetoran. Dengan pemahaman yang sama, saya harap ke depan tidak ada kendala di lapangan dalam implementasinya. Kalau kurang jelas bisa didiskusikan segera,” ungkap Masruriyah. (ma/ey)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026). Polisi menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan bayi masih dapat hidup di luar kandungan, namun meninggal akibat kekurangan napas dalam proses persalinan yang dilakukan secara paksa.
Pembuangan Bayi di Bandungan, Polisi: Persalinan Belum Selesai, Bayi Ditarik Paksa
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026)....
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17)...
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD,...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 9 September 2026, umumnya cerah hingga cerah berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,4°C dan kelembapan 85%, dengan angin tenggara 3 km/jam. BMKG mengingatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
09 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 9 September 2026, umumnya cerah hingga cerah berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang...
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang...
Muat Lebih

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157