KABAR RASIKA

ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN

ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN

ASN PPPK Kabupaten Batang Kenali Lebih Dekat Mobile JKN

Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan mengadakan sosialisasi Program JKN-KIS dan Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN di depan puluhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rabu (03/03).

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Frederikus Hardianto dan turut dihadiri oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang dan Satuan Kerja Dinas Pemerintahan Kabupaten Batang.

Frederikus mengatakan, sosialisasi ini untuk memberikan kemudahan peserta JKN-KIS khususnya segmen ASN atau PPPK dalam melakukan perubahan data, mengakses data dan penyampaian informasi pengaduan tanpa harus ke kantor cabang.

” BPJS Kesehatan siap memberikan pelayanan yang optimal kepada peserta dengan tetap memberikan perlindungan kesehatan dan keselamatan duta BPJS dan peserta dari risiko penyebaran Covid-19, salah satu solusinya adalah dengan penggunaan Mobile JKN,” jelasnya.

Frederikus menjelaskan, Mobile JKN juga membentuk identitas peserta yang dapat diakses secara digital berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) digital, sehingga tidak perlu khawatir lagi jika kartu ketinggalan dan berobat darurat sewaktu-waktu.

Frederikus pun menyampaikan dengan menjadi peserta JKN-KIS, para PPPK bisa mendapat perlindungan baik diri sendiri, keluarga, maupun orang lain dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan bersama.

“Filosofi Program JKN-KIS adalah setiap peserta yang sehat akan bergotong royong membantu peserta yang sakit.  Apabila taat membayar iuran tepat waktu serta bisa menjaga kesehatan maka pada setiap orang tertanam rasa kepedulian terhadap sesama, terutama pada masyarakat yang terkena musibah,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Mutasi dan INKA BKD, Masruriyah mengatakan bahwa pertemuan ini juga sebagai ajang untuk berkoordinasi terkait iuran yang tercantum Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 dengan para Person In Charge (PIC) satuan kerja (satker) di wilayah Kabupaten Batang, dengan koordinasi utama terkait mekanisme perhitungan iuran bagi segmen PPPK. Masruriyah menambahkan iuran ASN ataupun PPPK mengikuti peraturan tersebut adalah 4% ditanggung pemberi kerja, dan 1% oleh pekerjanya sendiri.

”Masing-masing PIC satker saya harap sudah memahami mekanisme perhitungan, dari batasan upah atau penghasilan, maupun cara mekanisme penyetoran. Dengan pemahaman yang sama, saya harap ke depan tidak ada kendala di lapangan dalam implementasinya. Kalau kurang jelas bisa didiskusikan segera,” ungkap Masruriyah. (ma/ey)

BACA JUGA :

Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
Akses JKN Makin Luas, Mutu Layanan Faskes Jadi Perhatian
BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang memfasilitasi opsi tukar guling. Polemik bermula dari pemindahan warga setelah banjir 1983 ke tanah bengkok kepala desa.
Aset Tanah Pojoksari 43 Tahun Tak Kunjung Jelas, DPRD Dorong Pemkab Semarang Segera Beri Kepastian
Persoalan status tanah yang ditempati warga Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, sejak 1983 belum tuntas. DPRD mendorong pemerintah daerah segera memberi kepastian, sementara Pemkab Semarang...
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk mencari peluang bisnis dan produk Indonesia. Kemendag menargetkan 30.000 pengunjung dan potensi transaksi mencapai USD 17,5 miliar.
TEI 2026 Jaring Buyer dari 113 Negara, 1.533 Ekshibitor Siap Buka Pasar Global
Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 akan digelar 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dengan 1.533 pelaku usaha Indonesia sebagai ekshibitor. Hingga kini, buyer dari 113 negara telah mendaftar untuk...
Sebanyak 11 dari 13 pendaftar calon Pimpinan Baznas Kota Salatiga periode 2027–2032 dinyatakan lolos seleksi administrasi pada Kamis (24/9/2026). Mereka selanjutnya mengikuti tes pengetahuan dasar berbasis CAT dan penulisan makalah pada 6 Oktober 2026, sebelum menjalani wawancara dan pemeringkatan untuk menentukan 10 peserta yang akan diajukan kepada Baznas RI.
VinFast Tak Sekadar Jual Mobil Listrik, Tapi Tawarkan Ekosistem di GIIAS Semarang
VinFast menghadirkan VF 3, VF 6, dan VF MPV 7 di GIIAS Semarang 2026, Muladi Dome UNDIP, 30 September–4 Oktober. Selain kendaraan, VinFast menawarkan konsep Drive Worry Free yang mencakup jaminan nilai...
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan...
Lebih dari 3.000 keluarga di Jawa Tengah disebut telah menggunakan kendaraan BYD hingga September 2026. BYD melihat pertumbuhan tersebut sebagai tanda meningkatnya penerimaan kendaraan energi baru dan berencana memperluas jaringan penjualan serta layanan dari tujuh menjadi 16 lokasi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
BYD Sebut 3.000 Keluarga Jateng Gunakan Kendaraan Listrik
Lebih dari 3.000 keluarga di Jawa Tengah disebut telah menggunakan kendaraan BYD hingga September 2026. BYD melihat pertumbuhan tersebut sebagai tanda meningkatnya penerimaan kendaraan energi baru dan...
Muat Lebih

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]