KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bangun Rumah, Warga Sidomukti Temukan Arca

Bangun Rumah, Warga Sidomukti Temukan Arca

Bangun Rumah, Warga Sidomukti Temukan Arca

Arca Agastya ditemukan oleh warga Sidomukti, Bandungan saat hendak membangun rumah beberapa waktu lalu. (Foto/IST)

UNGARAN – Sebongkah Arca ditemukan oleh warga Desa Sidomukti, Bandungan saat membangun rumah. Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang yang meneliti ke lokasi menduga arca tersebut merupakan Arca Agastya.

Ketua TACB Kabupaten Semarang Tri Subekso menuturkan, arca itu ditemukan saat seorang warga sedang mencangkul tanahnya untuk dibangun rumah. Dari peninjauan awal yang dilakukan, diketahui bahwa arca temuan itu merupakan Arca Agastya dengan ukuran tinggi 49 cm, lebar 28 cm, dan diduga merupakan bagian dari struktur bangunan candi.

Dijelaskan oleh Subekso, Agastya dalam kepercayaan Hindu merupakan resi atau pendeta tinggi yang menyebarkan Hindu di wilayah selatan India. Dalam laporan Belanda tahun 1870, di kawasan Sidomukti memang terdapat beberapa temuan batuan yang menjadi bagian struktur candi.

Batuan dalam arca temuan itu merupakan jenis batu piroklastik. Ke depan, batuan arca yang ditemukan itu akan disimpan oleh warga setempat. Hal tersebut dikarenakan keinginan masyarakat desa itu sendiri.

Subekso menambahkan, selain Arca Agastya di kawasan tersebut sempat juga ditemukan batuan lain yang diduga struktur bangunan candi, di antaranya Arca Ganesha. Temuan-temuan batu arca tersebut saat ini disimpan di museum desa. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]