KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Banjir Sungai Piji Kudus Belum ada Solusi

Banjir Sungai Piji Kudus Belum ada Solusi

Banjir Sungai Piji Kudus Belum ada Solusi

Banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Piji, Kudus, Sabtu (9/1/2021). (Foto: Istimewa)

RASIKAFM – Meskipun nyaris setiap tahun limpas dan bahkan banjir, persoalan Sungai Piji hingga sekarang belum menemukan solusi. Berbagai upaya penanganan masih sebatas usulan, sedangkan ancaman banjir selalu dirasakan saat musim penghujan.

Pelaksana Sungai BBWS Pemali Juana, Danis Handoyo mengatakan, normalisasi di aliran Sungai Piji belum bisa diproses. Pelaksanaan kegiatan butuh perencanaan yang matang. Kegiatan BBWS yang dianggarakan lewat APBN, birokrasinya harus benar. Terkait permasalahan tanggul aliran Sungai Piji, terjadi pada hampir sejumlah daerah yang dilewatinya, seperti parapet yang sudah tua dan tergerus air.

Diakuinya, dalam sistem operasional di BBWS, perbaikan dilakukan by accident. Artinya ketika ada kejadian baru ditangani. Meskipun demikian, pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan daerah untuk bisa melakukan upaya antisipatif. Salah satunya dengan mengijinkan menambal secara swadaya tanggul-tanggul yang rembes.

Pihaknya berharap setiap daerah membentuk aktivis sungai. Tujuannya, menggelar pengecekan kondisi sungai. Termasuk mendukung wacara pembuatan jaring-jaring sampah di setiap desa yang saat ini sedang digagas Pemkab Kudus.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang