URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 227 Gerakan Pangan Murah di seluruh kabupaten/kota Jateng menjelang Idulfitri 2026. Program ini digelar untuk menjaga stabilitas harga akibat kenaikan permintaan dan cuaca. Pelaksanaan dilakukan fleksibel melalui sinergi pemda, operasi pasar, dan pemantauan harga harian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bank Indonesia dan Pemprov Jateng Siapkan 227 Gerakan Pangan Murah Jelang Idulfitri

Bank Indonesia dan Pemprov Jateng Siapkan 227 Gerakan Pangan Murah Jelang Idulfitri

Bank Indonesia dan Pemprov Jateng Siapkan 227 Gerakan Pangan Murah Jelang Idulfitri

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho Saat Briefing Bersama Media
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho Saat Briefing Bersama Media
featured-img

Semarang – Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan 227 pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Langkah ini menjadi strategi utama dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Program GPM merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi yang diinisiasi Bank Indonesia melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah. Seluruh pemerintah kabupaten/kota telah mendaftarkan lokasi dan jadwal pelaksanaan, yang saat ini masih dalam tahap verifikasi, terutama terkait kesiapan distribusi, ketersediaan pasokan, dan ketepatan sasaran.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho, menegaskan bahwa GPM menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

“Menjelang Idulfitri, permintaan komoditas pangan cenderung meningkat. Melalui Gerakan Pangan Murah, kami memastikan intervensi dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran agar harga tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” ujarnya.

Dalam sepekan terakhir, harga sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang merah mengalami kenaikan. Kondisi ini dipengaruhi oleh curah hujan tinggi yang berdampak pada kualitas hasil panen serta menghambat proses panen di tingkat petani. Meski demikian, secara umum ketersediaan pasokan di daerah penghasil masih relatif mencukupi.

Bank Indonesia menekankan bahwa pelaksanaan GPM akan dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan dinamika harga di pasar. Intervensi akan difokuskan pada wilayah yang mengalami tekanan harga signifikan, sehingga dampaknya lebih optimal bagi masyarakat.

Selain GPM, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah juga memperkuat langkah pengendalian inflasi melalui operasi pasar dan pemantauan harga harian di seluruh wilayah. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pasokan tetap terjaga dan potensi lonjakan harga dapat diantisipasi sejak dini.

“Sinergi yang kuat antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga, khususnya pada periode dengan tekanan permintaan tinggi seperti Ramadan dan Idulfitri,” tambah Mohamad Noor Nugroho.

Dengan berbagai langkah tersebut, Bank Indonesia berharap stabilitas harga pangan di Jawa Tengah tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih tenang.

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Optimisme masyarakat Jawa Tengah terhadap perekonomian tetap terjaga pada Juni 2026. Hal itu tercermin dari hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 113,55 atau berada di zona optimistis. Kondisi tersebut didukung penilaian positif terhadap ekonomi saat ini serta ekspektasi perbaikan pendapatan, peluang kerja, dan aktivitas usaha dalam enam bulan ke depan, sehingga daya tahan konsumsi rumah tangga diperkirakan tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga pada Juni 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang...
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak ekonomi 2027. Sekretaris Disbudparekraf Jateng Endro Wicaksa menyebut fokus diarahkan pada penguatan SDM, pengembangan destinasi, dan infrastruktur, sementara BI mendorong investasi yang tetap memperhatikan aspek lingkungan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah terus meningkat.
Melihat dari Dekat Resep Sukses Bali, Jawa Tengah Siapkan Pariwisata Berkelanjutan sebagai Penggerak Ekonomi 2027
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyiapkan strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sejak 2026 sebagai penggerak...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Pemerintah Kabupaten Semarang menyusun Peraturan Daerah tentang Permukiman guna mengarahkan perkembangan kawasan hunian yang tumbuh seiring pesatnya kawasan industri. Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha...
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Seorang pejalan kaki tewas setelah tertabrak sepeda motor di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, dekat Indomaret Blotongan, Kamis malam (30/7/2026). Kasat Lantas Polres Salatiga Henry Sulistyanta mengatakan...
31 Juli 2026 Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
31 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 31 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan