RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Bank Indonesia Dorong Pemanfaatan Transaksi Mata Uang Lokal untuk Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Foto: Dokumen

RASIKAFM.COM | SOLO – Bank Indonesia terus berupaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pengembangan ekosistem transaksi menggunakan mata uang lokal. Hal ini diwujudkan lewat kegiatan Sosialisasi Local Currency Transaction (LCT) yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Perwakilan BI Solo, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta Pemerintah Kota Surakarta.

Mengusung tema “Local Currency Ecosystem untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Tangguh dan Berkelanjutan”, sosialisasi ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman bersama antar pemangku kepentingan sekaligus mendorong sinergi dalam mendukung kelancaran perdagangan dan investasi dengan memaksimalkan penggunaan mata uang lokal.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menegaskan bahwa LCT merupakan langkah nyata untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang asing tertentu, khususnya USD. “Dengan diversifikasi mata uang, pelaku usaha bisa memperoleh banyak manfaat. Biaya transaksi lebih efisien, proses lebih cepat, dan risiko nilai tukar lebih terkendali. Jawa Tengah, dengan basis industrinya yang besar, punya peluang besar untuk mengoptimalkan pemanfaatan LCT,” jelasnya.

Potensi tersebut sangat relevan bagi berbagai sektor industri di Jawa Tengah, seperti kawasan industri Batang dan Kendal, mebel Jepara, batik Pekalongan, tekstil dan garmen, pangan olahan, hingga komponen otomotif dan elektronik yang telah terhubung ke pasar global.

Apresiasi juga datang dari Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dengan Bank Indonesia, kementerian, perbankan, serta dunia usaha. “Pemanfaatan LCT diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi perdagangan internasional, khususnya bagi pelaku usaha di Surakarta dan Jawa Tengah,” ujarnya.

Foto: Dokumen

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menambahkan bahwa kinerja ekspor Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, Jawa Tengah berhasil masuk 10 besar provinsi dengan nilai ekspor tertinggi di Indonesia. Bahkan, sepanjang Januari–Juni 2025, ekspor Jawa Tengah tumbuh 8,2%, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang berada di angka 7,7%.

Melalui kegiatan sosialisasi yang juga dihadiri pelaku usaha eksportir dan importir, perbankan, akademisi, serta instansi pemerintah terkait, Bank Indonesia berharap LCT bisa menjadi motor penggerak baru dalam memperkuat ekosistem transaksi mata uang lokal. Dengan demikian, fondasi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dapat semakin kokoh. (hrs-wd)

BACA JUGA :

Pemerintah Kota Semarang bersama Bank Indonesia Jawa Tengah dan TPID menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Kempling Semar untuk menjaga keterjangkauan harga pangan. Sepanjang Agustus 2026, program ini menjangkau 729 RW di 16 kecamatan dengan penyaluran 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.
Kempling Semar “Serbu” 729 RW, Harga Pangan Dijaga dari Tingkat Kampung
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Pekan QRIS Nasional Jateng 2026 Disambut Antusias, Transaksi Digital Makin Diminati
Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 9 September 2026, umumnya cerah hingga cerah berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 24,4°C dan kelembapan 85%, dengan angin tenggara 3 km/jam. BMKG mengingatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
09 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Waspada Karhutla
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 9 September 2026, umumnya cerah hingga cerah berawan. Observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang...
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang...
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 8 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,9°C, kelembapan 85%, dan angin selatan 4 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
08 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan Ringan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 8 September 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang...
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang...
Muat Lebih

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka