KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Belasan Mahasiswa Salatiga Unjuk Rasa Menolak Tambang Batu Andesit di Wadas Purworejo

Belasan Mahasiswa Salatiga Unjuk Rasa Menolak Tambang Batu Andesit di Wadas Purworejo

Belasan Mahasiswa Salatiga Unjuk Rasa Menolak Tambang Batu Andesit di Wadas Purworejo

Belasan mahasiswa dikota Salatiga menggelar demo di depan kantor DPRD Kota Salatiga, Selasa (15/2/2022) sore. Mereka menolak tambang batu andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Selain itu mahasiswa juga meminta Polda Jateng agar menarik mundur seluruh aparatnya dari Desa Wadas.Dalam aksinya para mahasiswa menempelkan sejumlah kertas bertuliskan “Save Wadas”, “Katanya Negara Agraris, Tapi Banyak Petani yang Menangis, “Ini Tanah Air Kami, di Sini Kami Bukan Turis” di pagar pintu gerbang Kantor DPRD Salatiga.

Dalam Aksi simpatiknya massa juga membagikan selebaran yang bertuliskan aspirasinya. Antara lain, menuntut Polda Jateng agar mempermudah akses bagi LBH (Lembaga Bantuan Hukum), jurnalis, aktivis serta berbagai elemen yang membantu memperjuangkan warga Desa Wadas.

mahasiswa juga meminta pihak terkait untuk menindak tegas seluruh aparat yang terbukti melakukan tindak kriminalisasi atau kekerasan fisik terhadap warga Wadas.

“kita selaku solidaritas mahasiswa tuntutannya untuk saudara-saudara di Wadas mendapat keadilan,” ungkap Fahri salah seorang mahasiswa.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang