KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berangkat dari Hobi, Gadis Asal Salatiga Sukses Berbisnis Jajanan Viral Mochi

Berangkat dari Hobi, Gadis Asal Salatiga Sukses Berbisnis Jajanan Viral Mochi

Berangkat dari Hobi, Gadis Asal Salatiga Sukses Berbisnis Jajanan Viral Mochi

Berawal dari hobi berburu jajanan viral, Dwi Novianti, 26, atau yang akrab disapa Antik, memutuskan untuk membuat dan menjual mochi, kue asal Jepang yang sedang digandrungi anak muda. Awalnya, Antik hanya berjualan saat ada acara di kampus dan car free day. Namun, setelah lulus kuliah dan mendapat respons positif dari konsumen, Antik membuka kedai sendiri bernama Mochitobeli di Jalan Imam Bonjol No. 73, Kota Salatiga, Jawa Tengah.
Foto dok IST
Dwi Novianti saat melayani pembeli di kedai Mochitobeli miliknya di Jalan Imam Bonjol Nomer 73, Kota Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Berawal dari kesenangan berburu jajanan yang sedang viral, membuat Dwi Novianti, 26, memiliki ide untuk membuat jajan yang viral tersebut sendiri.

Salah satu jajanan yang ia buat adalah Mochi, semacam kue dari Jepang itu yang kini sedang digandrungi kalangan anak muda.

Gadis yang akrab disapa Antik itu mengaku, awal mula dirinya tertarik membuat mochi saat masih kuliah. Awalnya dirinya hanya berjualan ketika ada acara di kampus dan car free day.

Karena mendapatkan respons yang bagus dari konsumen, setelah lulus kuliah dirinya memutuskan untuk membuat kedai sendiri yang saat ini berada di Jalan Imam Bonjol Nomer 73, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng) dengan nama brand Mochitobeli.

Dikatakan, keunikan dari Mochi buatannya adalah pada isiannya, yakni berupa buah-buahan segar.

Diantaranya stroberi, mangga, leci dan lainnya. Dirinya mengaku membuat inovasi buah dalam mochi tersebut secara otodidak.

“Kalau resepnya saya buat sendiri, belajar dari YouTube dan media sosial. Setelah beberapa kali gagal, akhirnya berhasil buat racikan yang pas,” kata Antik Senin (1/7/2024).

Saat ini di kedai miliknya itu, dirinya sudah mempekerjakan dua orang karyawan. Menurutnya, sebagai anak muda harus berani keluar dari zona nyaman, berani berinovasi dan terus belajar untuk berbisnis mandiri.

“Sejak lulus memang sudah ingin memiliki usaha sendiri, kebetulan juga suka masak-masak jadi sekarang ini bisa buat usaha sendiri,” ungkapnya.

Antik membeberkan, dalam sehari kedai miliknya dapat melayani puluhan pembeli. Untuk varian yang paling diminati pembeli adalah Mochi stroberi dan coklat. Sementara untuk harga per biji dibanderol Rp6.000 hingga Rp 15.000. Antik mengaku dalam sehari omzet kedai Mochitobeli miliknya mencapai Rp1,5 juta atau per bulan mencapai lebih dari Rp30 juta.

Sementara itu salah seorang pembeli, Devi mengaku sering membeli Mochitobeli ini, selain enak terdapat rasa yang unik di dalam kue mochi ini.

“Enak sih ini, apalagi langsung fresh dibikin. Dan isian buahnya besar-besar juga. Harganya cukup murah apalagi jajanan ini menggunakan bahan-bahan yang premium,” kata Devi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]