URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan pemandu karaoke di kawasan Sarirejo, Salatiga mengadakan kegiatan berbagi takjil dengan tema "berbagai berkah Ramadan" yang dibagikan di sekitar jalan Ki Penjawi. Kegiatan ini diinisiasi oleh paguyuban karaoke Sarirejo (Pakarsa) sebagai bentuk mencari berkah di bulan Ramadan dan kebersamaan antara karyawan karaoke.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berharap Berkah di Bulan Ramadan, Ratusan Pemandu Karaoke Sarirejo Bagi Takjil

Berharap Berkah di Bulan Ramadan, Ratusan Pemandu Karaoke Sarirejo Bagi Takjil

Berharap Berkah di Bulan Ramadan, Ratusan Pemandu Karaoke Sarirejo Bagi Takjil

Ratusan pemandu karaoke di kawasan Sarirejo, Salatiga mengadakan kegiatan berbagi takjil dengan tema "berbagai berkah Ramadan" yang dibagikan di sekitar jalan Ki Penjawi. Kegiatan ini diinisiasi oleh paguyuban karaoke Sarirejo (Pakarsa) sebagai bentuk mencari berkah di bulan Ramadan dan kebersamaan antara karyawan karaoke.
Foto Arief Rasika
Sejumlah Pemandu Karaoke Argorejo saat bagikan Takjil, Senin 17/4/2023
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Tidak mau ketinggalan mencari berkah di bulan Ramadan, ratusan pemandu karaoke (PK) di kawasan sembir atau Sarirejo, Kelurahan Sidorejo Lor, Sidorejo, Salatiga ikut menyelenggarakan berbagi takjil.

Kegiatan yang dibalut dengan tema berbagai berkah ramadan bersama paguyuban karaoke Sarirejo (Pakarsa) itu sebanyak 500 takjil dibagikan di sekitar jalan Ki Penjawi.

Koordinator Pakarsa, David mini one mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari berkah di bulan ramadan bagi pekerja karaoke.

“Kegiatan ini untuk hiburan. Biar tidak penat jadi sekalian cari berkah di bulan ramadan ini,” terang David Senin (17/4/2023).

Disebutkan kegiatan ini merupakan inisiatif dari pemandu karaoke yang ada sekitar 150 orang di Sarirejo.

“Ini dari mereka (pemandu karaoke) Iuran sendiri-sendiri nanti dari paguyuban menambahkan kurangnya berapa,” ungkapnya.

Salah seorang pemandu karaoke Ika lutfika mengaku senang bisa berbagi takjil di bulan ramadan ini. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk kebersamaan karyawan karaoke.

“Ini buat berbagi kebersamaan dengan karyawan-karyawan yang ada di sini,” kata wanita Cimahi ini.

Sementara itu, salah seorang warga Adi, mengaku kaget saat motornya diberhentikan oleh banyak perempuan ketika melintas di depan Adit’s Club & Bar.

“Kaget ada cewek-cewek banyak pada berhentikan motor terus dikasih takjil,” katanya.

Meski begitu, dia merasa senang dengan adanya takjil yang dibagikan oleh para pemandu karaoke di Sarirejo tersebut.

David Mini One, Koordinator Pakarsa, saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi