KABAR RASIKA

Berharap Berkah di Bulan Ramadan, Ratusan Pemandu Karaoke Sarirejo Bagi Takjil

Berharap Berkah di Bulan Ramadan, Ratusan Pemandu Karaoke Sarirejo Bagi Takjil

Berharap Berkah di Bulan Ramadan, Ratusan Pemandu Karaoke Sarirejo Bagi Takjil

Ratusan pemandu karaoke di kawasan Sarirejo, Salatiga mengadakan kegiatan berbagi takjil dengan tema "berbagai berkah Ramadan" yang dibagikan di sekitar jalan Ki Penjawi. Kegiatan ini diinisiasi oleh paguyuban karaoke Sarirejo (Pakarsa) sebagai bentuk mencari berkah di bulan Ramadan dan kebersamaan antara karyawan karaoke.
Foto Arief Rasika
Sejumlah Pemandu Karaoke Argorejo saat bagikan Takjil, Senin 17/4/2023

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Tidak mau ketinggalan mencari berkah di bulan Ramadan, ratusan pemandu karaoke (PK) di kawasan sembir atau Sarirejo, Kelurahan Sidorejo Lor, Sidorejo, Salatiga ikut menyelenggarakan berbagi takjil.

Kegiatan yang dibalut dengan tema berbagai berkah ramadan bersama paguyuban karaoke Sarirejo (Pakarsa) itu sebanyak 500 takjil dibagikan di sekitar jalan Ki Penjawi.

Koordinator Pakarsa, David mini one mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencari berkah di bulan ramadan bagi pekerja karaoke.

“Kegiatan ini untuk hiburan. Biar tidak penat jadi sekalian cari berkah di bulan ramadan ini,” terang David Senin (17/4/2023).

Disebutkan kegiatan ini merupakan inisiatif dari pemandu karaoke yang ada sekitar 150 orang di Sarirejo.

“Ini dari mereka (pemandu karaoke) Iuran sendiri-sendiri nanti dari paguyuban menambahkan kurangnya berapa,” ungkapnya.

Salah seorang pemandu karaoke Ika lutfika mengaku senang bisa berbagi takjil di bulan ramadan ini. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk kebersamaan karyawan karaoke.

“Ini buat berbagi kebersamaan dengan karyawan-karyawan yang ada di sini,” kata wanita Cimahi ini.

Sementara itu, salah seorang warga Adi, mengaku kaget saat motornya diberhentikan oleh banyak perempuan ketika melintas di depan Adit’s Club & Bar.

“Kaget ada cewek-cewek banyak pada berhentikan motor terus dikasih takjil,” katanya.

Meski begitu, dia merasa senang dengan adanya takjil yang dibagikan oleh para pemandu karaoke di Sarirejo tersebut.

David Mini One, Koordinator Pakarsa, saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px