URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Warga Dusun Bogosari, Desa Pringsari, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang dikejutkan dengan peristiwa tak biasa pada Rabu (14/9/2022). Pasalnya, di area makam setempat terdengar teriakan minta tolong dari seseorang. Bersamaan dengan itu, terlihat sebuah truk bernopol H 1372 MY terparkir tanpa muatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bikin Merinding! Sopir Truk Ini Nyasar ke Kuburan Setelah Mengantar Wanita Cantik

Bikin Merinding! Sopir Truk Ini Nyasar ke Kuburan Setelah Mengantar Wanita Cantik

Bikin Merinding! Sopir Truk Ini Nyasar ke Kuburan Setelah Mengantar Wanita Cantik

featured-img

UNGARAN – Warga Dusun Bogosari, Desa Pringsari, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang dikejutkan dengan peristiwa tak biasa pada Rabu (14/9/2022). Pasalnya, di area makam setempat terdengar teriakan minta tolong dari seseorang. Bersamaan dengan itu, terlihat sebuah truk bernopol H 1372 MY terparkir tanpa muatan.

Kejadian itu tak pelak mengundang perhatian warga. Mereka heran bagaimana mungkin sebuah truk bisa masuk area makam di tengah hutan dengan kondisi jalan yang curam dengan ukuran relatif sempit. Selain itu, berbatasan dengan jurang yang di bawahnya mengalir sungai besar.

Setelah dihampiri warga, diketahui pengemudi truk bernama Edi Subroto (25), warga Desa Kekep, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung. Dengan keadaan setengah linglung, ia berusaha ditenangkan warga.

“Awalnya saya muat blantak (material batu pasir) dari Muntilan ke lokasi proyek Bendungan Jragung, Desa Candirejo. Setelah bongkar, saya kembali arah pulang. Sesampainya di bangjo (traffic light) samping Mapolsek Bergas, ada dua wanita cantik membawa tas besar dan kardus menumpang sampai terminal Bawen,” ujarnya setengah gemetar.

Dengan niat baik menolong kedua wanita itu, ia membolehkan mereka menumpang truk yang dikemudikannya. Sesampainya di terminal Bawen, keduanya turun dan hendak memberikan uang Rp 150 ribu sebagai imbalan namun ditolak.

“Setelah turun itu saya lihat-lihat kok sudah hilang. Dalam penglihatan saya, sepanjang perjalanan itu ya lewat jalan biasa Karangjati ke arah Bawen. Ternyata kok tiba-tiba sudah ada di tengah makam, padahal siang-siang begini,” katanya.

Menyadari ada yang tidak beres, ia merasa ketakutan dan berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakannya segera menghampiri dan memberikan pertolongan.

Sementara upaya evakuasi truk yang dikemudikannya mengalami kendala. Sebab kondisi jalan yang sempit dan curam tidak memungkinkan untuk putar balik. (win)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan