URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprediksi kondisi gelombang laut aman selama tiga hari ke depan bagi masyarakat yang akan mudik lebih awal. Gelombang di Perairan Kalimantan Tengah, Pulau Jawa bagian Tengah, dan Karimunjawa diprediksi sedang dengan ketinggian 1,25-2 meter. Wilayah Pesisir Utara mulai dari Kendal sampai Demak kondisinya rendah hanya satu meter, aman bagi nelayan.

Mbak Google

INFO BMKG

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Beri Prediksi Gelombang Laut Aman bagi Pemudik

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Beri Prediksi Gelombang Laut Aman bagi Pemudik

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Beri Prediksi Gelombang Laut Aman bagi Pemudik

Aktifitas penumpang antre dengan tertib sebelum masuk ke kapal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang

(foto: ksop)

Aktifitas penumpang antre dengan tertib sebelum masuk ke kapal di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang
featured-img

Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang telah merilis prediksi mengenai kondisi gelombang laut bagi masyarakat yang akan melakukan mudik lebih awal.

Menurut prakirawan BMKG, Sediyanto, gelombang laut di beberapa wilayah diprediksi aman selama tiga hari ke depan.

Khususnya, wilayah Perairan Kalimantan Tengah bagian Barat, Perairan Pulau Jawa bagian Tengah, dan wilayah Perairan Karimunjawa diprediksi akan mengalami gelombang laut dengan kategori sedang. Hal ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang berencana untuk melakukan perjalanan mudik menggunakan jalur laut.

“Kategori sedang itu berkisar antara 1,25 sampai 2 meter. Sedangkan di wilayah Pesisir Utara mulai dari Kendal sampai wilayah Demak kondisi rendah hanya satu meter saja aman untuk nelayan,” terangnya kepada media, Selasa (11/4/2023).

Lalu untuk kondisi gelombang bagi penyeberangan dari Jepara sampai Karimunjawa juga dalam kondisi aman saja, artinya gelombang satu meter sampai satu setengah meter. Sedangkan untuk pasang surut di wilayah Semarang khususnya di Pantai Utara dalam satu minggu kedepan juga masih aman.

“Minggu-minggu berikutnya kemungkinan kondisinya akan meningkat di pertengahan bulan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelakan perubahan musim akan berubah sangat cepat. Meski demikian, kondisi ini berangsur cepat tidak seperti bulan sebelumnya.

“Perubahan musim itu begitu cepat signifikannya, artinya dalam di pagi hari itu nanti akan ada pertumbuhan awan dan di siang hari berubah menjadi awan cumulonimbus dan di sore hari akan turun hujan, itupun akan cepat dan tidak akan lama seperti bulan-bulan kemarin,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

22 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16
22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
22 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
21 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16
21 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 21 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.40 WIB menunjukkan suhu udara Semarang 24,8 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah pegunungan dan dataran tinggi pada sore hingga awal malam.
21 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari

TERKINI

Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Sebanyak 112 peserta Sekolah Lansia "Pancasila" Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, diwisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu (22/7/2026). Wisuda menandai selesainya...
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka....
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix...
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026....
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi...
Muat Lebih

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026