KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bocah 14 Tahun Asal Pedurungan Semarang Ditemukan Meninggal Saat Berendam Karena Kepanasan di Tandon 1000 Liter

Bocah 14 Tahun Asal Pedurungan Semarang Ditemukan Meninggal Saat Berendam Karena Kepanasan di Tandon 1000 Liter

Bocah 14 Tahun Asal Pedurungan Semarang Ditemukan Meninggal Saat Berendam Karena Kepanasan di Tandon 1000 Liter

SEMARANG – Seorang bocah ditemukan meninggal dunia di dalam bak tandon yang berada di jalan Merpati Timur III RT 5 RW 9, Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang pada Selasa (17/5/2022) sekira pukul 19.00 WIB.

Informasi diperoleh, korban yang berinisial ZF itu ditemukan dalam bak tandon air merk Pinquin warna Orange berkapasitas 1000 liter. Bocah berusia 14 tahun tersebut saat ditemukan dalam posisi kepala di atas serta kaki korban menekuk.

“Sudah dicek dokter dari Puskesmas dan Inafis tidak ada tanda-tanda kekerasan,” ujar Kapolsek Pedurungan, Kompol Dina Novitasari saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2022).

Ia menjealskan, penemuan jasad korban bermula saat ibu korban pulang kerja lalu bersama suaminya mencari anaknya namun setelah lama dicari tidak ketemu. Kemudian pukul 19.00 WIB, ibu korhan mencari di atas rumah lantai 2 dan di dapati korban berada di dalam tandon air sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Info dari keluarga kalau cuaca panas korban terkadang suka berendam di bak tandon,” paparnya.

Melihat kejadian tersebut, ibu korban berteriak minta tolong kepada suaminya untuk mengeluarkan korban dari dalam tandon.

“Pas kejadian tidak ada orang dirumah,” terangnya.

Dari kejadian tersebut, kemudian keluarga korban menerima dengan tidak menuntut siapapun dan membuat surat pernyataan menolak autopsi. Jenazah korban kemudian dibawa langsung oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang