KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Boemisora Polobogo Destinasi Wisata Baru di Getasan

Boemisora Polobogo Destinasi Wisata Baru di Getasan

Boemisora Polobogo Destinasi Wisata Baru di Getasan

Destinasi wisata berbasis alam di kaki Gunung Merbabu bertambah lagi. Bertempat di Desa Polobogo Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, wisata alam Boemisora dilaunching pada Sabtu (20/8/2022).

Dengan luas lahan 12 hektare, Boemisora mengambil konsep berbeda untuk menarik wisatawan. Kepada rasikafm.com Presiden Direktur Boemisora Agung Adi Prasetyo mengatakan dari luasan lahan tersebut, saat ini yang sudah dikembangkan baru 2 hektare.

Agung mengungkapkan vegetasi di Polobogo adalah ‘kekuatan’ yang tak boleh disia-siakan. “Kita selama ini telah mentelantarkan alam, jadi sekarang saatnya kembali ke alam yang berharga. Jadi pengunjung Boemisora bisa kembali merecharge semangat untuk kembali bangkit dari kepenatan hidup, dari target-target pekerjaan. Disini tempat yang cocok untuk sejenak menarik diri,” terangnya.

Menurut Agung, Boemisora meminimalisirkan penggunakan bangunan gedung. Bahkan, disini ada delapan tenda besar yang digunakan untuk aktivitas. “Titik berat kita memang bukan di infrastruktur bangunan, tapi bentang alam yang indah ini. Sehingga bisa menikmati alam sebesarnya, mulai Rawa Pening hingga gunung-gunung,” ungkapnya.

Agung Direktur Boemisora saat diwawancarai Wartawan

Dia menambahkan, Boemisora cocok untuk pengunjung yang memiliki ketertarikan kepada tumbuhan dan farming. “Kalau meneliti mungkin terlalu besar cakupannya, tapi setidaknya untuk belajar pengetahuan yang tidak sekadar mendengar, disini bisa,” kata Agung.

“Kita mengolah kotoran kambing dan sapi jadi pupuk organik, manfaatkan lagi limbah. Sehingga orang mengira itu sampah, tapi bagi kita bisa menjadi berharga. Misalkan juga, buah hanya dibuat asinan dan keripik, ini kita kembangkan fermentasi ubi dan pisang,” ungkap Agung.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang