[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Terlihat Linglung, Milyanto Akhiri Hidup di Pohon Nangka. Evakuasi Jenazah Terkendala Medan

Peristiwa meninggalnya Milyanto (58), warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, menggemparkan warga Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan tergantung di pohon nangka pada Selasa (19/12/2023). Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Khoiri (63), seorang warga desa, saat sedang bercocok tanam di kebun dekat lokasi penemuan.

Laka Maut Tuntang, Polisi Tetapkan Sopir Prona Sebagai Tersangka

Polisi menetapkan EZ (37), sopir angkutan umum jenis prona yang terlibat kecelakaan di ruas jalan utama Solo-Semarang, tepatnya di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang sebagai tersangka. Diketahui, EZ sempat melarikan diri sesaat setelah peristiwa nahas itu terjadi. Dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (15/12/2023) tersebut, dua orang meninggal dunia.

Polisi menetapkan EZ (37), sopir angkutan umum jenis prona yang terlibat kecelakaan di ruas jalan utama Solo-Semarang, tepatnya di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang sebagai tersangka. Diketahui, EZ sempat melarikan diri sesaat setelah peristiwa nahas itu terjadi. Dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (15/12/2023) tersebut, dua orang meninggal dunia.

Seminggu Terjadi Tiga Kali Kecelakaan Akibatkan Dua Korban Tewas, Ini Kata Kasatlantas Polres Semarang

Dalam kurun waktu seminggu, wilayah hukum Polres Semarang mencatat empat kejadian kecelakaan. Peristiwa pertama terjadi pada Jumat (15/12/2023) di Kesongo, Kecamatan Tuntang, melibatkan tiga kendaraan yang menyebabkan dua orang tewas. Keesokan harinya, kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalan Diponegoro Ungaran, tanpa korban jiwa. Pada hari yang sama, sebuah truk tronton mengalami kecelakaan tunggal di exit tol Bawen karena diduga mengalami rem blong, menutup seluruh badan jalan jalur Salatiga menuju Ungaran. Kasatlantas Polres Semarang, AKP Arpan, mengimbau para pengemudi untuk melakukan kontrol rutin pada kendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Material Tanah dan Kerikil Tumpah ke Jalan dan Permukiman, Proyek di Blanten Nyatnyono Diprotes Warga

Warga di RT 03 RW 08, Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengungkapkan protes terhadap pembangunan proyek di wilayah mereka. Keluhan utama timbul karena material proyek, berupa tanah dan kerikil, meluber hingga jalan dan mencemari kawasan rumah setiap kali hujan turun. Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, mengakui bahwa keluhan warga sudah disampaikan, dan proyek tersebut belum memiliki izin resmi dari warga dan pihak desa.

Warga di RT 03 RW 08, Dusun Blanten, Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengungkapkan protes terhadap pembangunan proyek di wilayah mereka. Keluhan utama timbul karena material proyek, berupa tanah dan kerikil, meluber hingga jalan dan mencemari kawasan rumah setiap kali hujan turun. Kepala Desa Nyatnyono, Parsunto, mengakui bahwa keluhan warga sudah disampaikan, dan proyek tersebut belum memiliki izin resmi dari warga dan pihak desa.

Berniat Cek Irigasi Sawah, Warga Susukan Disabet Sajam, Motor Raib Dirampas

Mubasir (57), seorang warga Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menjadi korban tindak kejahatan perampasan pada Minggu (10/12/2023). Kejadian tersebut menyebabkan Mubasir tidak hanya kehilangan sepeda motor, yakni Supra 125 bernopol AD 4176 HW, tetapi juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada siku kirinya. Insiden ini terjadi saat korban hendak memeriksa saluran irigasi di pintu air di Padas Porot, masuk wilayah Desa Duren, Kecamatan Tengaran, sekitar pukul 04.00 WIB

Mubasir (57), seorang warga Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menjadi korban tindak kejahatan perampasan pada Minggu (10/12/2023). Kejadian tersebut menyebabkan Mubasir tidak hanya kehilangan sepeda motor, yakni Supra 125 bernopol AD 4176 HW, tetapi juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada siku kirinya. Insiden ini terjadi saat korban hendak memeriksa saluran irigasi di pintu air di Padas Porot, masuk wilayah Desa Duren, Kecamatan Tengaran, sekitar pukul 04.00 WIB

Sejumlah Pemuda di Salatiga Protes Penebangan Pohon di Lapangan Bulu

Forum Pemuda Bulu Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, menggelar protes terhadap tindakan penebangan pohon peneduh di sekitar Lapangan Bulu. Koordinator Forum Pemuda Bulu, Melano Adiguna, mengungkapkan bahwa penebangan ini dilakukan pada Rabu (6/12/2023), awalnya dianggap sebagai pembersihan dan perapian ranting. Namun, pada sore hari, dua pohon trembesi berukuran besar tumbang setelah digergaji. Aksi protes dilakukan secara spontan dengan membawa tulisan-tulisan penolakan terhadap penebangan, menyatakan keprihatinan terhadap manfaat besar pohon tersebut dalam menjaga kelestarian alam.

Forum Pemuda Bulu Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, menggelar protes terhadap tindakan penebangan pohon peneduh di sekitar Lapangan Bulu. Koordinator Forum Pemuda Bulu, Melano Adiguna, mengungkapkan bahwa penebangan ini dilakukan pada Rabu (6/12/2023), awalnya dianggap sebagai pembersihan dan perapian ranting. Namun, pada sore hari, dua pohon trembesi berukuran besar tumbang setelah digergaji. Aksi protes dilakukan secara spontan dengan membawa tulisan-tulisan penolakan terhadap penebangan, menyatakan keprihatinan terhadap manfaat besar pohon tersebut dalam menjaga kelestarian alam.

Viral Video Pemberi Bantuan lalu Diambil Lagi, Pj Walikota Pastikan TKP Bukan di Salatiga

Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang pria berjaket biru memberikan bantuan makanan kepada seorang nenek, namun insiden ini mengundang kontroversi ketika terungkap bahwa setelah diambil gambarnya, petugas tersebut menggantikan bantuan tersebut dengan paket yang lebih kecil. Video tersebut, diposting oleh Instagram @Isucuey.official, awalnya dinarasikan sebagai kejadian di "wilayah dekat Kota Salatiga", tetapi Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, membantah bahwa insiden itu tidak terjadi di Kota Salatiga. Koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Salatiga dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menunjukkan bahwa paket makanan yang dibagi oleh Pemkot Salatiga berbeda dari yang terlihat dalam video.

Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang pria berjaket biru memberikan bantuan makanan kepada seorang nenek, namun insiden ini mengundang kontroversi ketika terungkap bahwa setelah diambil gambarnya, petugas tersebut menggantikan bantuan tersebut dengan paket yang lebih kecil. Video tersebut, diposting oleh Instagram @Isucuey.official, awalnya dinarasikan sebagai kejadian di “wilayah dekat Kota Salatiga”, tetapi Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, membantah bahwa insiden itu tidak terjadi di Kota Salatiga. Koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Salatiga dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menunjukkan bahwa paket makanan yang dibagi oleh Pemkot Salatiga berbeda dari yang terlihat dalam video.

Hujan Deras, Tembok Kolam Retensi Perumahan di Sidorejo Salatiga Jebol

Tembok perumahan di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami jebol akibat curah hujan lebat pada Jumat (1/12/2023). Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material. Tembok yang roboh berada di dataran lebih tinggi, sementara bagian bawahnya merupakan pemukiman warga. Air dan material tanah bercampur bebatuan meluap ke pemukiman, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga dan merugikan pemilik rumah lainnya, seperti Suki. Ari Sastro Handoko, seorang warga, menyoroti pentingnya pondasi yang kuat dan saluran pembuangan air yang memadai dalam pembangunan perumahan.

Tembok perumahan di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami jebol akibat curah hujan lebat pada Jumat (1/12/2023). Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material. Tembok yang roboh berada di dataran lebih tinggi, sementara bagian bawahnya merupakan pemukiman warga. Air dan material tanah bercampur bebatuan meluap ke pemukiman, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga dan merugikan pemilik rumah lainnya, seperti Suki. Ari Sastro Handoko, seorang warga, menyoroti pentingnya pondasi yang kuat dan saluran pembuangan air yang memadai dalam pembangunan perumahan.

Kebakaran Menghanguskan Kandang di Susukan, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang

Sebuah kebakaran dahsyat melibatkan kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada malam Rabu (28/11/2023). Kandang yang dimiliki oleh Suwardi Wakiri (50) itu rata dengan tanah setelah terbakar, menyisakan kerugian sekitar Rp 40 juta. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum teridentifikasi, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga sebagai pemicu cepatnya penyebaran api.

Sebuah kebakaran dahsyat melibatkan kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada malam Rabu (28/11/2023). Kandang yang dimiliki oleh Suwardi Wakiri (50) itu rata dengan tanah setelah terbakar, menyisakan kerugian sekitar Rp 40 juta. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum teridentifikasi, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga sebagai pemicu cepatnya penyebaran api.