[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Sembunyi di Permukiman Warga, Tiga Pelajar SMP di Bawen Selamat dari Aksi Penyerangan

Tiga pelajar SMP asal Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, berinisial RA (13), MR (14), dan WA (14), berhasil selamat dari aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh sesama pelajar. Ketiganya meloloskan diri dari kejaran serombongan pemuda tak dikenal dengan masuk dan bersembunyi ke permukiman warga di Dusun Toyogiri, Desa Delik, Kecamatan Tuntang.

Tiga pelajar SMP asal Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, berinisial RA (13), MR (14), dan WA (14), berhasil selamat dari aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh sesama pelajar. Ketiganya meloloskan diri dari kejaran serombongan pemuda tak dikenal dengan masuk dan bersembunyi ke permukiman warga di Dusun Toyogiri, Desa Delik, Kecamatan Tuntang.

Tangani Banjir Kaligawe, Walikota Semarang Gagas Jembatan Nogososro Ditinggikan

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, briniisiatif meningkatkan ketinggian Jembatan Nogososro di Kawasan Tlogosari, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, untuk mengatasi masalah banjir di Kaligawe. Aliran sungai di bawah jembatan mengalami hambatan karena tinggi yang kurang, disertai dengan tumpukan sampah dan pertumbuhan tanaman liar di sekitar sungai.

Diguyur Hujan Lebat, Lereng Merbabu Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Dua Desa Terdampak

Dua desa, Batur dan Tajuk di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami dampak serius akibat banjir bandang dan tanah longsor pada Jumat (24/11/2023). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologi ini dilaporkan sekitar pukul 15.30 WIB. Tim penanggulangan segera melakukan assesment dan evakuasi di lokasi kejadian.

Dua Bocah SD Nekat Naik Motor dari Madura ke Jakarta Tanpa Helm dan Nopol, Sampai Tengaran Diamankan Polisi

Pada Senin (20/11/2023) pukul 07.00 WIB, MZ (11) siswa SD Pangarengan dan D (10) siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftakhul Ulum Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, diamankan oleh personel Polsek Tengaran karena nekat mengendarai sepeda motor matic tanpa nomor polisi serta tidak mengenakan helm dari Madura menuju Jakarta. Aksi nekat mereka terungkap saat melaksanakan giat Ambang Gangguan (AG). Keduanya segera diamankan ke Mapolsek Tengaran untuk dimintai keterangan

Pada Senin (20/11/2023) pukul 07.00 WIB, MZ (11) siswa SD Pangarengan dan D (10) siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftakhul Ulum Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, diamankan oleh personel Polsek Tengaran karena nekat mengendarai sepeda motor matic tanpa nomor polisi serta tidak mengenakan helm dari Madura menuju Jakarta. Aksi nekat mereka terungkap saat melaksanakan giat Ambang Gangguan (AG). Keduanya segera diamankan ke Mapolsek Tengaran untuk dimintai keterangan

Sempat ‘Hilang’ Beberapa Hari, Driver Ojol di Bergas Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Tragedi meninggalnya HT (40), seorang driver ojek online (ojol) di Kota Semarang, terungkap setelah ditemukan tewas di kamar kos Desa Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada Selasa (21/11/2023). Penemuan pertama kali dilaporkan oleh tetangga kosnya, Siti Chotijah (55), yang mencium bau menyengat sekitar pukul 06.00 WIB. Kapolsek Bergas, AKP Wahyono, menyampaikan bahwa setelah dilaporkan, petugas Polsek Bergas bersama pemilik kos dan Ketua RT melakukan pencarian sumber bau dan menemukan korban sudah meninggal dunia dalam kamar kosnya.

Tragedi meninggalnya HT (40), seorang driver ojek online (ojol) di Kota Semarang, terungkap setelah ditemukan tewas di kamar kos Desa Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang pada Selasa (21/11/2023). Penemuan pertama kali dilaporkan oleh tetangga kosnya, Siti Chotijah (55), yang mencium bau menyengat sekitar pukul 06.00 WIB.

Berniat Cari Burung di Hutan Gunung Ungaran, Warga Lerep Temukan Jenazah di Dasar Jurang, Ternyata Sosok Ini

Pada Minggu (19/11/2023), kejadian tak terduga menggemparkan Fahrul (41) dan Andi (28) warga Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Keduanya, yang awalnya bermaksud mencari (memikat) burung di kawasan hutan Gunung Ungaran, justru menemukan sesosok jenazah. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan hutan pinus, Resor Pengelolaan Hutan (RPH) petak 10-1 wilayah Desa Nyantnyono, Kecamatan Ungaran Barat, sekitar pukul 08.00 WIB.

Pada Minggu (19/11/2023), kejadian tak terduga menggemparkan Fahrul (41) dan Andi (28) warga Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Keduanya, yang awalnya bermaksud mencari (memikat) burung di kawasan hutan Gunung Ungaran, justru menemukan sesosok jenazah. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan hutan pinus, Resor Pengelolaan Hutan (RPH) petak 10-1 wilayah Desa Nyantnyono, Kecamatan Ungaran Barat, sekitar pukul 08.00 WIB.

13 Rumah di Jangglengan Dadapayam Terbakar, diduga Karena Lilin

RASIKAFM.COM | SURUH – Kebakaran hebat menghanguskan sebanyak 13 rumah warga di Dusun Jangglengan Desa Dadapayam Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah Sabtu (18/11/2023) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu, sumber api diduga berasal dari lilin yang digunakan untuk penerbangan karena listrik padam.

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga sekitar berupaya memadamkan dengan alat seadanya. Namun akibat material yang mudah terbakar dan angin yang cukup kencang sehingga api cepat membakar bangunan tersebut.

Kepala Dusun Janglengan, Kasyadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat listrik di daerah tersebut padam.

“Ada 13 bangunan ludes terbakar,” kata Kasyadi (18/11/2023) malam.

Dikatakan, kebakaran tersebut diduga dari sambaran api yang berasal dari lilin. Sebab saat kejadian itu listrik di daerah tersebut padam dan ada warga yang menggunakan lilin sebagai sumber penerangan.“Tadikan mati lampu. Habis itu menyalakan lilin terus langsung terbakar,” ungkap Kasyadi.

Disebutkan, dalam peristiwa nahas tersebut 13 bangunan rumah yang terbakar. Bangunan rumah tersebut milik delapan warga Dusun Jangglengan Desa Dadapayam Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan dalam kebakaran itu mengalami kesulitan, akibat akses jalan yang cukup sulit untuk dilewati. Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api.

“Mobil pemadam kebakaran kesulitan untuk memasuki pemukiman warga tersebut, lantaran akses jalan susah serta sumber mata air jauh,” ungkapnya.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditafsirkan mencapai ratusan juta rupiah. Sebab sebagian besar rumah yang terbuat dari kayu tersebut ludes terbakar. Sehingga sementara harus mengungsi di rumah saudara atau tetangga sekitar.

Kepala Dusun Janglengan, Kasyadi

Diduga Blower Bermasalah, Oven Briket Milik PT PPJ Tugu Tengaran Terbakar

Pada Minggu, 12 November 2023, sekitar pukul 19.15 WIB, ruangan oven di pabrik briket arang PT Patria Prima Jaya (PPJ) di desa Bener, Tengaran, Kabupaten Semarang terbakar. Kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian mesin blower (kipas oven), meningkatkan suhu di dalam oven. Petugas damkar dari Tengaran dan Salatiga segera merespon kejadian, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan senilai 50 juta rupiah pada mesin Oven Briket Arang Batok Kelapa.

Pada Minggu, 12 November 2023, sekitar pukul 19.15 WIB, ruangan oven di pabrik briket arang PT Patria Prima Jaya (PPJ) di desa Bener, Tengaran, Kabupaten Semarang terbakar. Kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian mesin blower (kipas oven), meningkatkan suhu di dalam oven. Petugas damkar dari Tengaran dan Salatiga segera merespon kejadian, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan senilai 50 juta rupiah pada mesin Oven Briket Arang Batok Kelapa.