URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pelajar SMA, Alfian Aldi Saputra (15), yang berasal dari Dusun Krajan, Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, harus dievakuasi setelah terjebak dalam banjir bandang saat memancing di Sungai Panjang, lingkungan Kranggan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa pada Selasa (28/11/2023) siang.
Seorang pelajar SMA, Alfian Aldi Saputra yang berasal dari Dusun Krajan Desa Bergas Kidul,Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang, harus dievakuasi setelah terjebak dalam banjir bandang saat sedang memancing di Sungai Panjang di lingkungan Kranggan Kelurahan Panjang Kecamatan Ambarawa pada Selasa, 28 November 2023, siang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Heroik! Penyelamatan Seorang Pelajar dari Terjangan Banjir Bandang Saat Menancing di Sungai

Heroik! Penyelamatan Seorang Pelajar dari Terjangan Banjir Bandang Saat Menancing di Sungai

Heroik! Penyelamatan Seorang Pelajar dari Terjangan Banjir Bandang Saat Menancing di Sungai

Detik-detik penyelamatan seorang pelajar yang terjebak banjir bandang saat memancing di Sungai Panjang, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (28/11/2023).

Foto: tangkapan layar video warga

Detik-detik penyelamatan seorang pelajar yang terjebak banjir bandang saat memancing di Sungai Panjang, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Selasa (28/11/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Alfian Aldi Saputra (15) seorang pelajar SMA asal Dusun Krajan, Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang harus dievakuasi dari tengah sungai. Ia bersama rekannya Ikbal (13) terjebak banjir bandang saat memancing di Sungai Panjang, lingkungan Kranggan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Selasa (28/11/2023) siang.

Berdasarkan penuturan Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco, kronologi peristiwa itu bermula saat keduanya pergi memancing sekitar pukul 13.00 WIB.

“Sekira pukul 14.27 WIB kami menerima laporan kejadian itu. Informasinya ada dua orang terjebak banjir, satu bisa selamat, satunya masih di tengah pegangan batu,” ujar Anang saat dikonfirmasi, Selasa (28/11/2023) petang.

Setelah menerima informasi itu, personel bersama anggota TNI, Polri, BPBD dan relawan segera meluncur ke lokasi kejadian untuk melaksanakan evakuasi. Dengan menggunakan sarana keselamatan berupa pelampung dan life jacket, korban berhasil dievakuasi setelah terjebak selama lebih kurang 30 menit.

“Alhamdulillah korban selamat dan segera dilarikan ke RS Gunawan Mangunkusumo Ambarawa untuk mendapatkan pertolongan karena sempat lemas dan mengalami trauma,” terangnya.

Sementara Kapolsek Ambarawa AKP Abdul Mufid menjelaskan, sebelum memancing korban Alfian sempat mencari lumut untuk umpan di gorong-gorong bawah jembatan Sungai Panjang. Korban kemudian memancing di atas sebuah batu besar yang lokasinya berada di tengah sungai, sementara rekannya memancing di pinggir sungai.

“Selang beberapa saat, muncul air bah sehingga korban tidak berani menepi karena arus sudah deras,” kata Mufid.

Melihat hal itu, rekannya meminta tolong kepada warga dan diteruskan ke Polsek Ambarawa. Setelah tim gabungan tiba, debit air semakin tinggi mengingat di wilayah hulu baru saja turun hujan.

“Kami mengimbau kepada warga untuk tetap memperhatikan situasi maupun cuaca saat memancing untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved