URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah truk boks dengan nomor polisi B 9755 PEU mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Empat Kumpulrejo perempatan salib putih atau Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, pada Jumat siang sekitar pukul 12.15 WIB. Diduga kuat kecelakaan disebabkan oleh gagal fungsi rem atau rem blong.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Duh!, Bikin Pusing Petugas Saja, Usai Alami Laka di JLS, Sopir Truk Boks Malah Melarikan Diri

Duh!, Bikin Pusing Petugas Saja, Usai Alami Laka di JLS, Sopir Truk Boks Malah Melarikan Diri

Duh!, Bikin Pusing Petugas Saja, Usai Alami Laka di JLS, Sopir Truk Boks Malah Melarikan Diri

Foto Arief Rasika
Bangkai truck boks yang alami laka di perempatan salib putih salatiga, jumat 17.11.2023
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah truk boks dengan nomor polisi B 9755 PEU mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Empat Kumpulrejo perempatan salib putih atau Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, pada Jumat siang sekitar pukul 12.15 WIB. Diduga kuat kecelakaan disebabkan oleh gagal fungsi rem atau rem blong.

Saksi mata, Herdik, seorang Supeltas menyatakan bahwa truk tersebut melaju dari arah Kopeng menuju Semarang. “Mungkin disebabkan karena rem blong,” ujarnya.

Truk tersebut terguling, dan di sebelahnya ada truk bermuatan kayu yang kemungkinan tersenggol oleh bagian belakang truk yang terguling.

“Dilihat dari atas, kemungkinan truk dibelokkan ke kiri ke pembatas jalan mengenai truk yang melaju dari arah berlawanan. Kondisi kaca truk pecah,” jelas Herdik.

Sopir truk bermuatan kayu yang tersenggol tidak mengalami luka, sementara sopir truk yang terguling diduga melarikan diri.

Dari informasi dihimpun, truk boks tersebut membawa material obat-obatan. Saat evakuasi oleh petugas Satlantas Polres Salatiga, sopir truk tidak diketahui keberadaannya. Meskipun tidak ada korban jiwa, bagian depan truk mengalami kerusakan dengan kaca retak-retak akibat peristiwa nahas tersebut.

Pantauan rasikafm.com di tkp arus lalu lintas ke arah Solo sempat tersendat sampai proses evakuasi.

Saksi mata Hendri Supeltas saat menjelaskan kronologis laka

BACA JUGA :

Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia