KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

13 Rumah di Jangglengan Dadapayam Terbakar, diduga Karena Lilin

13 Rumah di Jangglengan Dadapayam Terbakar, diduga Karena Lilin

13 Rumah di Jangglengan Dadapayam Terbakar, diduga Karena Lilin

13 rumah di dusun Jangglengan Dadapayam terbakar, diduga penyebab dari lilin

RASIKAFM.COM | SURUH – Kebakaran hebat menghanguskan sebanyak 13 rumah warga di Dusun Jangglengan Desa Dadapayam Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah Sabtu (18/11/2023) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu, sumber api diduga berasal dari lilin yang digunakan untuk penerbangan karena listrik padam.

Petugas pemadam kebakaran dibantu warga sekitar berupaya memadamkan dengan alat seadanya. Namun akibat material yang mudah terbakar dan angin yang cukup kencang sehingga api cepat membakar bangunan tersebut.

Kepala Dusun Janglengan, Kasyadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat listrik di daerah tersebut padam.

“Ada 13 bangunan ludes terbakar,” kata Kasyadi (18/11/2023) malam.

Dikatakan, kebakaran tersebut diduga dari sambaran api yang berasal dari lilin. Sebab saat kejadian itu listrik di daerah tersebut padam dan ada warga yang menggunakan lilin sebagai sumber penerangan.“Tadikan mati lampu. Habis itu menyalakan lilin terus langsung terbakar,” ungkap Kasyadi.

Disebutkan, dalam peristiwa nahas tersebut 13 bangunan rumah yang terbakar. Bangunan rumah tersebut milik delapan warga Dusun Jangglengan Desa Dadapayam Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan dalam kebakaran itu mengalami kesulitan, akibat akses jalan yang cukup sulit untuk dilewati. Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api.

“Mobil pemadam kebakaran kesulitan untuk memasuki pemukiman warga tersebut, lantaran akses jalan susah serta sumber mata air jauh,” ungkapnya.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditafsirkan mencapai ratusan juta rupiah. Sebab sebagian besar rumah yang terbuat dari kayu tersebut ludes terbakar. Sehingga sementara harus mengungsi di rumah saudara atau tetangga sekitar.

Kepala Dusun Janglengan, Kasyadi

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]