KAWAN PEMANDU JALAN

Berniat Cek Irigasi Sawah, Warga Susukan Disabet Sajam, Motor Raib Dirampas

Mubasir (57), seorang warga Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menjadi korban tindak kejahatan perampasan pada Minggu (10/12/2023). Kejadian tersebut menyebabkan Mubasir tidak hanya kehilangan sepeda motor, yakni Supra 125 bernopol AD 4176 HW, tetapi juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada siku kirinya. Insiden ini terjadi saat korban hendak memeriksa saluran irigasi di pintu air di Padas Porot, masuk wilayah Desa Duren, Kecamatan Tengaran, sekitar pukul 04.00 WIB

Mubasir (57), seorang warga Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, menjadi korban tindak kejahatan perampasan pada Minggu (10/12/2023). Kejadian tersebut menyebabkan Mubasir tidak hanya kehilangan sepeda motor, yakni Supra 125 bernopol AD 4176 HW, tetapi juga mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada siku kirinya. Insiden ini terjadi saat korban hendak memeriksa saluran irigasi di pintu air di Padas Porot, masuk wilayah Desa Duren, Kecamatan Tengaran, sekitar pukul 04.00 WIB

Sejumlah Pemuda di Salatiga Protes Penebangan Pohon di Lapangan Bulu

Forum Pemuda Bulu Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, menggelar protes terhadap tindakan penebangan pohon peneduh di sekitar Lapangan Bulu. Koordinator Forum Pemuda Bulu, Melano Adiguna, mengungkapkan bahwa penebangan ini dilakukan pada Rabu (6/12/2023), awalnya dianggap sebagai pembersihan dan perapian ranting. Namun, pada sore hari, dua pohon trembesi berukuran besar tumbang setelah digergaji. Aksi protes dilakukan secara spontan dengan membawa tulisan-tulisan penolakan terhadap penebangan, menyatakan keprihatinan terhadap manfaat besar pohon tersebut dalam menjaga kelestarian alam.

Forum Pemuda Bulu Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, menggelar protes terhadap tindakan penebangan pohon peneduh di sekitar Lapangan Bulu. Koordinator Forum Pemuda Bulu, Melano Adiguna, mengungkapkan bahwa penebangan ini dilakukan pada Rabu (6/12/2023), awalnya dianggap sebagai pembersihan dan perapian ranting. Namun, pada sore hari, dua pohon trembesi berukuran besar tumbang setelah digergaji. Aksi protes dilakukan secara spontan dengan membawa tulisan-tulisan penolakan terhadap penebangan, menyatakan keprihatinan terhadap manfaat besar pohon tersebut dalam menjaga kelestarian alam.

Viral Video Pemberi Bantuan lalu Diambil Lagi, Pj Walikota Pastikan TKP Bukan di Salatiga

Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang pria berjaket biru memberikan bantuan makanan kepada seorang nenek, namun insiden ini mengundang kontroversi ketika terungkap bahwa setelah diambil gambarnya, petugas tersebut menggantikan bantuan tersebut dengan paket yang lebih kecil. Video tersebut, diposting oleh Instagram @Isucuey.official, awalnya dinarasikan sebagai kejadian di "wilayah dekat Kota Salatiga", tetapi Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, membantah bahwa insiden itu tidak terjadi di Kota Salatiga. Koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Salatiga dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menunjukkan bahwa paket makanan yang dibagi oleh Pemkot Salatiga berbeda dari yang terlihat dalam video.

Sebuah video viral di media sosial menampilkan seorang pria berjaket biru memberikan bantuan makanan kepada seorang nenek, namun insiden ini mengundang kontroversi ketika terungkap bahwa setelah diambil gambarnya, petugas tersebut menggantikan bantuan tersebut dengan paket yang lebih kecil. Video tersebut, diposting oleh Instagram @Isucuey.official, awalnya dinarasikan sebagai kejadian di “wilayah dekat Kota Salatiga”, tetapi Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, membantah bahwa insiden itu tidak terjadi di Kota Salatiga. Koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Salatiga dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) menunjukkan bahwa paket makanan yang dibagi oleh Pemkot Salatiga berbeda dari yang terlihat dalam video.

Hujan Deras, Tembok Kolam Retensi Perumahan di Sidorejo Salatiga Jebol

Tembok perumahan di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami jebol akibat curah hujan lebat pada Jumat (1/12/2023). Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material. Tembok yang roboh berada di dataran lebih tinggi, sementara bagian bawahnya merupakan pemukiman warga. Air dan material tanah bercampur bebatuan meluap ke pemukiman, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga dan merugikan pemilik rumah lainnya, seperti Suki. Ari Sastro Handoko, seorang warga, menyoroti pentingnya pondasi yang kuat dan saluran pembuangan air yang memadai dalam pembangunan perumahan.

Tembok perumahan di Kecamatan Sidorejo, Salatiga, mengalami jebol akibat curah hujan lebat pada Jumat (1/12/2023). Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material. Tembok yang roboh berada di dataran lebih tinggi, sementara bagian bawahnya merupakan pemukiman warga. Air dan material tanah bercampur bebatuan meluap ke pemukiman, menyebabkan kerusakan pada satu rumah warga dan merugikan pemilik rumah lainnya, seperti Suki. Ari Sastro Handoko, seorang warga, menyoroti pentingnya pondasi yang kuat dan saluran pembuangan air yang memadai dalam pembangunan perumahan.

Kebakaran Menghanguskan Kandang di Susukan, Satu Ekor Sapi Mati Terpanggang

Sebuah kebakaran dahsyat melibatkan kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada malam Rabu (28/11/2023). Kandang yang dimiliki oleh Suwardi Wakiri (50) itu rata dengan tanah setelah terbakar, menyisakan kerugian sekitar Rp 40 juta. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum teridentifikasi, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga sebagai pemicu cepatnya penyebaran api.

Sebuah kebakaran dahsyat melibatkan kandang sapi di Desa Tawang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada malam Rabu (28/11/2023). Kandang yang dimiliki oleh Suwardi Wakiri (50) itu rata dengan tanah setelah terbakar, menyisakan kerugian sekitar Rp 40 juta. Meskipun penyebab pasti kebakaran masih belum teridentifikasi, tumpukan jerami di sekitar kandang diduga sebagai pemicu cepatnya penyebaran api.

Sembunyi di Permukiman Warga, Tiga Pelajar SMP di Bawen Selamat dari Aksi Penyerangan

Tiga pelajar SMP asal Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, berinisial RA (13), MR (14), dan WA (14), berhasil selamat dari aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh sesama pelajar. Ketiganya meloloskan diri dari kejaran serombongan pemuda tak dikenal dengan masuk dan bersembunyi ke permukiman warga di Dusun Toyogiri, Desa Delik, Kecamatan Tuntang.

Tiga pelajar SMP asal Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, berinisial RA (13), MR (14), dan WA (14), berhasil selamat dari aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh sesama pelajar. Ketiganya meloloskan diri dari kejaran serombongan pemuda tak dikenal dengan masuk dan bersembunyi ke permukiman warga di Dusun Toyogiri, Desa Delik, Kecamatan Tuntang.

Tangani Banjir Kaligawe, Walikota Semarang Gagas Jembatan Nogososro Ditinggikan

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, briniisiatif meningkatkan ketinggian Jembatan Nogososro di Kawasan Tlogosari, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, untuk mengatasi masalah banjir di Kaligawe. Aliran sungai di bawah jembatan mengalami hambatan karena tinggi yang kurang, disertai dengan tumpukan sampah dan pertumbuhan tanaman liar di sekitar sungai.

Diguyur Hujan Lebat, Lereng Merbabu Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Dua Desa Terdampak

Dua desa, Batur dan Tajuk di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami dampak serius akibat banjir bandang dan tanah longsor pada Jumat (24/11/2023). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menyampaikan bahwa bencana hidrometeorologi ini dilaporkan sekitar pukul 15.30 WIB. Tim penanggulangan segera melakukan assesment dan evakuasi di lokasi kejadian.

Dua Bocah SD Nekat Naik Motor dari Madura ke Jakarta Tanpa Helm dan Nopol, Sampai Tengaran Diamankan Polisi

Pada Senin (20/11/2023) pukul 07.00 WIB, MZ (11) siswa SD Pangarengan dan D (10) siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftakhul Ulum Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, diamankan oleh personel Polsek Tengaran karena nekat mengendarai sepeda motor matic tanpa nomor polisi serta tidak mengenakan helm dari Madura menuju Jakarta. Aksi nekat mereka terungkap saat melaksanakan giat Ambang Gangguan (AG). Keduanya segera diamankan ke Mapolsek Tengaran untuk dimintai keterangan

Pada Senin (20/11/2023) pukul 07.00 WIB, MZ (11) siswa SD Pangarengan dan D (10) siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftakhul Ulum Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, diamankan oleh personel Polsek Tengaran karena nekat mengendarai sepeda motor matic tanpa nomor polisi serta tidak mengenakan helm dari Madura menuju Jakarta. Aksi nekat mereka terungkap saat melaksanakan giat Ambang Gangguan (AG). Keduanya segera diamankan ke Mapolsek Tengaran untuk dimintai keterangan