RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Cegah Penularan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Tes Deteksi TBC

Cegah Penularan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Tes Deteksi TBC

Cegah Penularan, Ratusan Warga Binaan Rutan Salatiga Jalani Tes Deteksi TBC

Petugas Puskesmas Sidorejo Lor saat memeriksa TBC bagi warga binaan (Poto dok Nur)

Ratusan penghuni Rutan Kelas IIB Salatiga jalani tes deteksi dini Tuberculosis. Kamis (30/06). Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan bahwa kegiatan pemeriksaan dini TBC ini sendiri sebagai langkah antisipasi kepada para warga binaan untuk penanggulangan TBC dengan menggandeng jajaran Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga.

“kegiatan deteksi dini TBC kali ini, merupakan yang pertama dilakukan di Tahun 2022 ini. Nantinya kegiatan serupa akan dilaksanakan rutin 2 kali dalam satu tahun secara periodik” ungkap Andri.

Andri berharap dengan adanya pemeriksaan dini dan penyuluhan yang dilakukan oleh jajaran tim Puskesmas Sidorejo Lor dapat meningkatkan kualitas pemenuhan kesehatan bagi warga binaan di Rutan Salatiga ini.

Sementara itu dr. Fetika ketua tim P2P pemeriksaan TBC dari Puskesmas Sidorejo Lor menyampaikan bahwa melakukan deteksi dini dan pemeriksaan TB ini karena masih banyaknya kasus Tuberculosis dan Indonesia sendiri nomor 3 didunia yang belum dideteksi.

dr Fetika menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dilakukan Skrining kesehatan kepada seluruh penghuni Rutan Salatiga ini selain sebagai antisipasi deteksi dini TBC karena penghuni Rutan ini sangat banyak orang yang berkumpul dan beresiko, sehingga dengan skrining yang dilakukan ini diketahui tingkat kesehatan warga binaan.

Perlu diketahui Bahwa apabila nantinya diketahui ada yang terdeteksi TBC maka akan dilakukan pengobatan secara rutin selama 6 bulan dan gratis.

Selain itu jajaran Puskesmas Sidorejo juga memberikan penyuluhan dan sebagai langkah pencegahan agar warga binaan di Rutan Salatiga selalu menggunakan masker serta adanya ruangan yang berfentilasi sehingga udara dapat masuk.

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama