URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Siti Munawaroh (52), mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Selangor, Malaysia, mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam bentuk alat pendukung usaha warung makan. Bantuan ini diberikan di Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada 10 Oktober 2024, dalam acara yang dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cerita TKW Korban Penipuan di Malaysia, Dipenjara Hingga Dapat Bantuan ATENSI dari Kemensos

Cerita TKW Korban Penipuan di Malaysia, Dipenjara Hingga Dapat Bantuan ATENSI dari Kemensos

Cerita TKW Korban Penipuan di Malaysia, Dipenjara Hingga Dapat Bantuan ATENSI dari Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf berdialog kepada salah seorang warga difabel penerima bantuan ATENSI Kemensos saat kunjungan kerjanya di Desa Karanganyar, Tuntang, Kamis (10/10/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Siti Munawaroh (52) seorang mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Selangor, Malaysia tak hentinya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Ia menjadi salah satu masyarakat rentan yang mendapatkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kemensos berupa alat pendukung usaha warung makan miliknya.

Di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), ia menceritakan pengalaman pahitnya saat menjadi pekerja migran sebagai cleaning service di suatu apartemen di Selangor, Malaysia. Ia berangkat ke Negeri Jiran itu pada 2017.

“Saya kena tipu bos saya orang India. Paspor diambil, setiap bulan dipotong gaji selama 2 tahun katanya untuk keperluan pembuatan permit tapi ternyata dibohongi,” kata dia saat penyerahan bantuan ATENSI kepada penerima manfaat yang merupakan masyarakat rentan di Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Kamis (10/10/2024).

Atas hal itu, ia kemudian menjadi pekerja migran ilegal setelah masa kontrak kerjanya selesai. Akhirnya, ia ditangkap oleh pihak imigrasi Malaysia bersama 13 orang lainnya dan dipenjara selama 6 bulan pada November 2023.

“Setelah keluar penjara, saya pulang ke Indonesia pada lebaran haji (Iduladha) 2024 kemarin dan membuka usaha warung makanan di rumah,” lanjutnya.

Ia mendapatkan bantuan berupa alat masak untuk mendukung usaha warung makannya dari Kemensos. “Alhamdulillah, terima kasih saya sudah dibantu Pak Menteri. Semoga menjadi berkah bagi semua dan usaha saya semakin lancar,” harapnya.

Gus Ipul menjelaskan, kisah Siti Munawaroh menjadi salah satu contoh keberhasilan program bantuan Atensi. Ia menjelaskan program Atensi wujud komitmen pemerintah dalam memenuhi hak dasar masyarakat, seperti hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak, mengenyam pendidikan dasar, dan hak mendapat kebutuhan pangan.

“Pada prinsipnya kami ingin membantu, mendukung, sekaligus memberdayakan masyarakat yang memang membutuhkan fasilitas dari pemerintah,” terangnya.

Gus Ipul menegaskan pihaknya akan terus memperbarui data penerima bantuan sosial. Menurutnya, kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dinamis memerlukan data terbaru agar bantuan tepat sasaran.

Disebutkan, total bantuan Kemensos yang diserahkan di Kabupaten Semarang senilai Rp105 miliar, yang terdiri atas Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp71,3 miliar, sembako Rp22,8 miliar, permakanan lanjut usia tunggal Rp6,2 miliar, permakanan disabilitas Rp2,5 miliar, bantuan Yatim Piatu (Yapi) Rp1,8 miliar, bantuan kelompok rentan Rp155,5 juta, bantuan Atensi Rp183,2 juta, dan bantuan tiga traktor tangan Rp60 juta.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah menjelaskan, bantuan yang diserahkan terdiri dari 16 kursi roda, 6 paket bantuan atensi kewirausahaan dan bantuan permakanan bagi lansia dan disabilitas.

Bantuan Atensi merupakan layanan rehabilitasi sosial dari Kemensos yang diberikan kepada masyarakat rentan dan penyandang disabilitas. Bantuan ini diberikan dalam bentuk pemenuhan hidup layak, bantuan modal usaha, serta alat bantu aksesibilitas, seperti kursi roda, alat bantu dengar, dan tongkat penuntun adaptif.

“Untuk disabilitas selain diberikan alat bantu, juga dikasih modal usaha, ada kambing, ayam, dan bantuan warung kelontong. Tujuannya agar mereka bisa meningkatkan kesejahteraan dirinya,” urainya. (win)

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-09-01 at 21.14
Dalam Rangka Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Gelar Baksos, Penyaluran Beras di 3 Panti Asuhan
23e7e0c1-4d7c-444b-aaa2-1eea1177273b
Hari Lahir Kejaksaan Ke-81, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang gelar Baksos, Salurkan Air Bersih.
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
Astra Infra melalui Resta Pendopo meresmikan Resta SAE Ruang Temoe di Resta Pendopo KM 456 Kabupaten Semarang, Minggu (12/7/2026), sebagai ruang inklusif bagi UMKM difabel dan neurodivergen. Program ini bertujuan memperluas akses pemasaran produk kreatif, mendorong kemandirian ekonomi, serta mendukung keberagaman dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang.
Resta Pendopo KM 456 Luncurkan 'Ruang Temoe', Wadah Karya Spektakuler Difabel

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved