URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS harus mengakui kekuatan Borneo FC pada lanjutan laga BRI Liga1 2022/2023 pekan ke-13 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat(9/12/2022) petang. Laskar Mahesa Jenar kalah dengan skor 2-4 dimana Borneo FC unggul 3 gol terlebih dahulu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Coach Ian Sebut Kekalahan PSIS Lawan Borneo FC Karena Kelengahan Para Pemain

Coach Ian Sebut Kekalahan PSIS Lawan Borneo FC Karena Kelengahan Para Pemain

Coach Ian Sebut Kekalahan PSIS Lawan Borneo FC Karena Kelengahan Para Pemain

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – PSIS harus mengakui kekuatan Borneo FC pada lanjutan laga BRI Liga1 2022/2023 pekan ke-13 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat(9/12/2022) petang. Laskar Mahesa Jenar kalah dengan skor 2-4 dimana Borneo FC unggul 3 gol terlebih dahulu.

Ketiga gol itu dicetak oleh Lilipaly pada menit ke-19 lalu Ezequel Bustos menit ke-22 dan Agung Prasetyo pada menit ke-31. Selang beberapa menit, Laskar Mahesa Jenar berhasil memperkecil kedudukan melalui sepakan Fredyan Wahyu pada menit ke-35. Skor 3-1 hingga peluit babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, giliran Hari Nur menambah gol PSIS Semarang pada menit ke-66. Bukanya menyamakan kedudukan, Borneo FC justru malah menambah gol nya melalui Lilipaly pada menit 82. Skor tidak berubah hingga babak kedua usai dengan skor akhir atas kemenangan tim berjulukan Pesut Etam 4-2.

Pelatih Kepala PSIS, Ian Andrew Gillan mengaku kecewa atas hasil negatif yang diraih Laskar Mahesa Jenar. Dirinya menyebut kekalahan PSIS karena lengahnya para pemain khususnya di lini belakang.

“Tentu kita kecewa dengan hasil ini, kelengahan dan dari pemain PSIS membuat tim kecolongan beberapa gol seperti gol pertama itu freekick yang cukup cepat kemudian ada juga gol dibabak pertama yang melalui free kick dan juga gol keempat Borneo melalui freekick. Itu yang menjadi kelengahan namun setelah ini tetap fokus untuk menatap laga selanjutnya di liga satu,” ujar Coach Ian saat jumpa pers usai pertandingan.

Ian menambahkan, PSIS sebenarnya sedang menjaga tren positif setelah menang meyakinkan atas Madura United dengan skor 3-0. Namun pada pertandingan ini Borneo FC berhasil merusak tren positif itu dengan permainan yang bagus

“Memang melawan Madura United kita berhasil menang 3-0. Namun Borneo FC tim yang bagus mungkin itu yang harus dievaluasi. Kemudian jadwal yang padat yang memang merupakan sesuatu yang extrem bagi kita bagi PSIS terutama setelah ini mungkin dilaga selanjutnya ada pemain yang tidak bisa main karena cedera karena akumulasi namun itu tetap yang harus dihadapi PSIS,” katanya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS Oktafianus juga merasakan kekecewaannya atas hasil yang diraih. Meski demikian, pada laga kali ini adalah bahan evaluasi untuk Laskar Mahesa Jenar agar pada pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi.

“Kita tahu kita kalah. Jadi yang terpenting, kita bisa untuk bangkit memperbaiki kekurangan-kekurangan malam hari ini dan fokus untuk menatap laga selanjutnya,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved