URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Denok Respati Sinoeng, Duta Literasi Siswa SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, mendorong siswa untuk meningkatkan minat baca terhadap buku kesukaannya. Salah satu murid di SMP Muhammadiyah Plus Salatiga juga mengatakan bahwa membaca buku Harry Potter dan buku teknologi membantunya untuk belajar ilmu pengetahuan dan memperoleh pesan penting.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Denok Respati Kukuhkan Duta Literasi SMP Muhammadiyah Plus Salatiga

Denok Respati Kukuhkan Duta Literasi SMP Muhammadiyah Plus Salatiga

Denok Respati Kukuhkan Duta Literasi SMP Muhammadiyah Plus Salatiga

featured-img

Literasi membaca akan membuka jendela pengetahuan dunia, bukan hanya apa yang didapatkan di dalam sekolah namun sumber informasi lain bisa kita dapatkan dari Perpustakaan yang ada. Hal tersebut akan menjadi triger minat baca siswa yang semakin meningkat.

Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Bunda Literasi, Denok Respati Sinoeng. Dirinya mengatakan bahwa siswa-siswi yang ada di SMP Muhammadiyah Plus Salatiga harus meningkatkan minat baca terhadap buku-buku yang menjadi kesukaannya.

“Terus belajar dalam keseharian kita. Semoga kita terhindar dari hal hal negatif yang tidak berguna. Mari mengisi waktu harian kita dengan membaca sehingga kita tidak menyesal di kemudian hari. Saya berpesan untuk selalu membaca buku atau buku elektronik (e-book) yang disediakan perpustakaan kota Salatiga atau di Gedung Dekranasda. Disana banyak buku yang bisa kita baca dan kita pelajari,” jelas Denok.

Salah satu murid, Nazzar dari kelas 7 SMP Muhammadiyah Plus Salatiga mengatakan bahwa dirinya sangat suka membaca. Dirinya bisa belajar ilmu pengetahuan dan literasi terbaru saat dia membuka dan membaca buku. Diakui, buku bisa menjadi sumber literasi baginya.

“Saya suka membaca buku. Buku yang saya baca adalah Buku Harry Potter dan Buku Teknologi tentang Roboting. Disana saya menemukan ilmu, cerita, pesan yang bisa diambil. Harapannya kepada siswa lain di SMP Muhammadiyah Salatiga untuk tetap membaca buku, karena dapat meningkatkan passion yang akan kita dalami di masa depan,” jelas Nazzar yang bercita-cita menjadi penemu.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved