URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah di tengah jalan di wilayah Desa Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi pada Sabtu (6/8/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Korban Pembunuhan, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah di Purworejo

Diduga Korban Pembunuhan, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah di Purworejo

Diduga Korban Pembunuhan, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah di Purworejo

Pria bernama Bustami ditemukan meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah di tengah jalan di wilayah Desa Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi pada Sabtu (6/8/2022).
featured-img

SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah di tengah jalan di wilayah Desa Kentengrejo, Kecamatan Purwodadi pada Sabtu (6/8/2022).

Informasi yang diperoleh, korban bernama Bustami warga Paal Satu, Kecamatan Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung, Pria berusia 57 tahun tersebut diduga menjadi korban pembunuhan.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang kebetulan melintas di jalan itu. Korban saat ditemukan dalam posisi telungkup di tengah jalan. sekira pukul 07.10 WIB.

“Telah di temukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi berlumuran darah di jalan desa sebelah timur SPBU Kentengrejo,” ujar Iqbal, saat dikonfirmasi.

Saat ini jasad pria malang itu telah ke RSUD dr Tjitrowardojo Purworejo untuk dilakukan autopsi. Polisi juga melalukan penyelidikan terhadap dan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab secara pasti korban meninggal dunia.

“Kepolisian sementara memeriksa tiga saksi atas kejadian ini. Dalam melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban juga berkoordinasi dengN Biddokes Polda Jateng,” imbuhnya.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved