URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dugaan penipuan dengan modus pedagang bakso yang pura pura jatuh, dipertigaan Perum Asabri RT 04 RW 08 Argomulyo Salatiga kini viral di media sosial, banyak komentar warganet menyayangkan, curiga bahkan banyak yang justru komen lucu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Sengaja Menjatuhkan Diri Agar Mendapat Simpati, Pedagang Bakso Asal Bandung Kini Viral di Medsos

Diduga Sengaja Menjatuhkan Diri Agar Mendapat Simpati, Pedagang Bakso Asal Bandung Kini Viral di Medsos

Diduga Sengaja Menjatuhkan Diri Agar Mendapat Simpati, Pedagang Bakso Asal Bandung Kini Viral di Medsos

featured-img

Dugaan penipuan dengan modus pedagang bakso yang pura pura jatuh, dipertigaan Perum Asabri RT 04 RW 08 Argomulyo Salatiga kini justru viral di media sosial, banyak komentar warganet menyayangkan, curiga bahkan banyak yang justru komen lucu.

Salah satu warganet yang mengomentari Chanel Youtube Harian7 TV Official menuliskan, nanti bakal ada sinetronnya,”Azab tukang bakso yang pura – pura jatuh”.

Warganet lainya juga menuliskan, bisa seperti itu, inspirasinya dari progam tv minta tolong.

“Jatuh dengan cara itu kasihan banget, moga kusnul kotimah,”tulis Warganet di media sosial Facebook.

Sementara itu menurut Agus warga Perum Asabri RT 04 RW 08 yang saat itu sempat turut menolong mengatakan, awalnya ia hanya mengetahui sekilas lantaran saat kejadian sedang berada didalam rumah.

“Saya tahu cuma sekilas, karena saya berada didalam rumah dan kebetulan posisi saya menghadap diluar rumah. Terus terdengar suara jatuh itu tadi,”Brok” begitu. Sayapun terus keluar dan berusaha menolong, ternyata sudah banyak anak-anak dan warga lain yang ikut menolong,”kata Agus.

Tetapi mengingat ini masih masa pandemi, lanjut Agus, maka saya tidak berani langsung mengangkatnya (pedagang bakso – red).”Saya berusaha membangunkan. Setelah dia sadar, karena tadi terlihat seperti pingsan. Saat saya tepuk-tepuk dan diajak bicara ternyata dia tidak bisa bahasa jawa,”terang Agus.

“Saat itu ditanya warga lainya, pedagang bakso tersebut mengaku perutnya kram terus jatuh. Setelah itu pedagang bakso tersebut mengaku dari Boyolali mau pulang ke Bandung. Katanya sore nanti mau pulang ke Bandung tapi tidak punya uang. Selain itu dia juga mengaku jika dirinya dituntut bosnya untuk setor Rp 300 ribu. Intinya pedagang tersebut hendak minta uang,”terangnya

Ketika ditanya wartawan sempat curiga apa tidak, Agus menyampaikan awalnya sempat tidak curiga.”Saya dan warga lainya curiga setelah melihat rekaman CCTV. Disitu ada kejanggalan bakso yang tumpah dari dalam ember. Karena sejak masuk perumahan sebelumnya ember ditaruh didalam gerobak beronjong, setelah itu sengaja dipindah diatas gerobak beronjong,”paparnya dengan gamblang.

Berdasar rekaman CCTV, pedagang bakso jalan keliling komplek perumahan lalu setelah mengetahui ada orang baru dia (Pedagang bakso – red) jatuh.

Rekaman cctv Warga perum Asabri yang kini viral di medsos

 

Halaman 1 dari 3

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara