RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah rumah di Desa Tawang, Susukan, Kabupaten Semarang, milik Sumardi (64), dilaporkan terbakar pada Jumat malam (15/3/2024). Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.15 WIB ketika pemilik rumah sedang berada di masjid untuk menunaikan salat tarawih. Api pertama kali diketahui oleh seorang jemaah yang melihat kepulan asap dari rumah korban saat keluar dari masjid.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ditinggal Tarawih, Rumah Warga Susukan Terbakar

Ditinggal Tarawih, Rumah Warga Susukan Terbakar

Ditinggal Tarawih, Rumah Warga Susukan Terbakar

Rumah Sumardi, warga Desa Tawang, Susukan ludes terbakar saat ditinggal salat tarawih, Jumat (15/3/2024) malam.

Foto: Humas Polres Semarang

Rumah Sumardi, warga Desa Tawang, Susukan ludes terbakar saat ditinggal salat tarawih, Jumat (15/3/2024) malam.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah rumah milik Sumardi (64), warga Desa Tawang, Susukan, Kabupaten Semarang terbakar Jumat (15/3/2024) malam. Satu unit armada pemadam kebakaran dari pos Tengaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Kapolsek Susukan AKP Sarmito dalam keterangannya menyampaikan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu pemilik rumah sedang berada di masjid untuk menunaikan salat tarawih. Kejadian kali pertama diketahui oleh salah seorang jemaah yang melihat kepulan asap dari rumah korban saat keluar dari masjid.

“Jarak antara masjid dan rumah korban sekitar 100 meter. Begitu melihat kepulan asap, saksi langsung memberitahu korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Sarmito, Sabtu (16/3/2024).

Petugas pemadam kebakaran dari pos Tengaran yang datang segera melakukan pemadaman dengan dibantu warga. Dalam kurun waktu satu jam, api berhasil dijinakkan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada stop kontak yang sudah rusak.

“Ditambah lagi rumah korban berbahan kayu, sehingga api cepat menjalar,” ungkapnya.

Meski tak ada korban jiwa, akibat kejadian ini korban menderita kerugian mencapai Rp70 Juta. Saat ini korban bersama seluruh anggota mengungsi ke tempat kerabatnya tak jauh dari lokasi kebakaran.

“Kami minta kepada warga yang meninggalkan rumah untuk kepentingan pribadi atau ibadah, selalu lakukan pengecekan. Diusahakan alat elektronik yang tidak digunakan, untuk dimatikan apabila perlu dicabut kabelnya untuk mencegah peristiwa serupa,” imbaunya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved