URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 30 Mei 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara di Semarang berkisar 26–34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–85 persen, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tersebar di wilayah pegunungan bagian tengah Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.

Mbak Google

INFO BMKG

30 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Tengah

30 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Tengah

30 Mei 2026: BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Dominasi Semarang dan Jawa Tengah, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Tengah

Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
Citra Satelit Cuaca Pukul 05:00 WIB
featured-img

Berdasarkan hasil observasi Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang pada pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca di Kota Semarang terpantau cerah berawan. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 3 kilometer per jam. Suhu udara tercatat 25,2 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 90 persen.

Dalam prakiraan cuaca harian, BMKG memperkirakan wilayah Semarang pada pagi hingga siang hari akan mengalami kondisi cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, cuaca diprakirakan berawan. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 3–27 kilometer per jam. Suhu udara berkisar antara 26–34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50–85 persen.

Sementara itu, kondisi cuaca di Jawa Tengah pada pagi hingga siang hari diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Pada sore hingga awal malam, sebagian besar wilayah masih didominasi cuaca berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi secara tidak merata di kawasan pegunungan bagian tengah Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.

BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dalam prakiraan kali ini. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memperhatikan perubahan cuaca yang dapat terjadi pada sore hingga malam hari, terutama di wilayah pegunungan dan dataran tinggi yang berpotensi diguyur hujan.

Di sektor kelautan, tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 0,1 hingga 0,5 meter. Sementara di Perairan Selatan Jawa Tengah, tinggi gelombang mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan dan pengguna transportasi laut yang beraktivitas di wilayah perairan Jawa Tengah.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,8 derajat Celsius dengan kelembapan 82 persen, sementara cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
23 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
22 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16
22 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 06.00–07.00 WIB dan 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,8 Meter
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 22 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,7 derajat Celsius dengan kelembapan 88 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan dan dataran tinggi Jawa Tengah pada sore hingga awal malam.
22 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Pegunungan Jawa Tengah Sore Hari
21 Juli 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16
21 Juli 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–16.00 WIB, Tinggi Muka Air Capai 0,8 Meter

TERKINI

Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 23,8 derajat Celsius dengan kelembapan 82 persen, sementara cuaca kering berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
23 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Peringatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB...
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Tetap Produktif di Usia Senja, 112 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Kabupaten Semarang Diwisuda
Sebanyak 112 peserta Sekolah Lansia "Pancasila" Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, diwisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang pada Rabu (22/7/2026). Wisuda menandai selesainya...
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka....
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix...
Muat Lebih

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026