RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Evi Triwigati, Tetap Semangat Jalankan Tugas Kader JKN di Tengah Pandemi Covid-19

Evi Triwigati, Tetap Semangat Jalankan Tugas Kader JKN di Tengah Pandemi Covid-19

Evi Triwigati, Tetap Semangat Jalankan Tugas Kader JKN di Tengah Pandemi Covid-19

foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews –  Sudah hampir satu tahun ini, pandemi Covid-19 melanda. Akan tetapi kondisi ini tidak menyurutkan semangat Kader JKN dalam menjalankan tugasnya untuk mengumpulkan iuran peserta JKN-KIS, serta mengedukasi masyarakat mengenai program jaminan kesehatan ini dari rumah ke rumah. Ini adalah kisah Evi Triwigati (50), salah satu kader JKN yang bertugas di Kabupaten Pemalang tepatnya di Desa Karang Tengah.

Evi mengaku, menjalankan tugas selama pandemi ini cukup luar biasa tantangannya. Dengan protokol kesehatan yang ketat, setiap hari ia berkunjung ke rumah-rumah penduduk yang dituju. Bukan hal itu saja yang menjadi kendala, situasi pandemi pun berpengaruh terhadap kondisi ekonomi, dan biasanya itu menjadi alasan utama peserta ketika ditagih iurannya.

“Saya punya cara sendiri saat mengedukasi masyarakat. Pertama, saya sampaikan datang untuk membantu, lalu saya mencoba menjadi teman berkeluh kesah. Saya pakai pendekatan berlandaskan empati, karena lebih mudah diterima di tengah masyarakat,” katanya, Selasa (02/02).

Evi menceritakan banyak juga suka dukanya selama menjadi Kader JKN. Mulai dari mendapatkan penolakan dari peserta yang dikunjungi, dianggap penipu, mendapatkan komplain dan juga keluhan peserta yang menolak membayar dikarenakan pengalaman yang tidak memuaskan pada saat mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Namun, kegigihan dan kesabarannya dalam mengedukasi peserta untuk berbuah manis, salah satunya yaitu peserta yang menjadi binaannya akhirnya membayarkan iurannya.

Ibu empat orang anak ini pun menceritakan aktivitasnya sebagai Kader JKN. Dengan berbekal masker dan hand sanitizer, biasanya Evi keluar rumah untuk melakukan kunjungan ke peserta menunggak mulai Senin sampai dengan Kamis pukul 13.00 pagi sampai dengan pukul 17.00 WIB.

“Kalau Sabtu dan Minggu biasanya dari pagi sampai siang saja. Kunjungan kepada peserta meenunggak ini mempunyai tantangan karena peserta yang dikunjungi biasanya tidak langsung bersedia melakukan pembayaran. Ini tantangan tersendiri bagi buat Kader JKN, tapi bagaimanapun juga kalau dijalani sepenuh hati, hasilnya tidak akan mengecewakan,” cerita Evi sambil tersenyum. (ma/ey)

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan memperkuat standar pelayanan publik melalui Customer eXcellence 126 atau CX126 yang mengukur kualitas layanan di 126 kantor cabang. Program ini menekankan pelayanan yang mudah, cepat, setara, dan solutif dengan melibatkan pengalaman peserta. Hasil penilaian diharapkan menjadi acuan perbaikan berkelanjutan agar kualitas layanan JKN lebih konsisten di seluruh Indonesia.
BPJS Kesehatan Uji Kualitas Pelayanan Lewat CX126: Peserta JKN Tak Cuma Butuh Cepat, Tapi Juga Kepastian
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 16 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 25,4°C, kelembapan 72 persen, dan angin selatan 3 km/jam. Kondisi cerah berlanjut hingga sore, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
16 September 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 16 September 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 25,4°C, kelembapan 72 persen,...
Keributan melibatkan sejumlah anak punk dan warga di depan SPBU Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (15/9/2026) sore, setelah teguran penjual cilok memicu perselisihan. Polisi mengamankan 11 anak punk untuk mencegah keributan berlanjut. Lima anak punk dan penjual cilok mengalami luka serta mendapat penanganan medis, sementara situasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.
Viral di Medsos, Keributan Anak Punk di depan SPBU Tengaran, Polisi Amankan Lokasi
Keributan melibatkan sejumlah anak punk dan warga di depan SPBU Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (15/9/2026) sore, setelah teguran penjual cilok memicu perselisihan. Polisi mengamankan 11 anak punk...
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%, dengan angin timur 3 km/jam. Kondisi musim kemarau juga meningkatkan potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
15 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 15 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi di Semarang pukul 05.00 WIB mencatat suhu 24,4°C dan kelembapan 76%,...
Kebakaran melanda kandang ayam milik warga di Jalan Ki Penjawi, Sarirejo, Sidorejo Lor, Salatiga, Senin (14/9/2026) petang. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah kering yang menjalar ke kandang. Petugas Polsek Sidorejo, Damkar, BPBD, dan warga memadamkan api. Tidak ada korban jiwa, namun sekitar 40 ayam terdampak.
Bikin Panik Pengunjung, Kandang Ayam Ludes Terbakar di Samping Lokasi Karaoke
Kebakaran melanda kandang ayam milik warga di Jalan Ki Penjawi, Sarirejo, Sidorejo Lor, Salatiga, Senin (14/9/2026) petang. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah kering yang menjalar ke kandang....
Muat Lebih

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air