URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap kehadiran Tri Handoyo sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah yang baru, akan membawa perubahan pada sistem keuangan di Jateng.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Berharap Kepala BPKP Baru Dapat Bantu Perbaiki Data Kemiskinan Jateng

Ganjar Berharap Kepala BPKP Baru Dapat Bantu Perbaiki Data Kemiskinan Jateng

Ganjar Berharap Kepala BPKP Baru Dapat Bantu Perbaiki Data Kemiskinan Jateng

featured-img

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap kehadiran Tri Handoyo sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah yang baru, akan membawa perubahan pada sistem keuangan di Jateng.

Hal itu disampaikan Ganjar usai menghadiri acara Pengukuhan dan Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah, di kantornya, Selasa (8/1).

Kepala BPKP Yusuf Ateh dalam kesempatan itu mengatakan, Tri Handoyo memiliki kemampuan khusus di bidang teknologi informasi. Harapannya, Tri dapat segera menyesuaikan dengan iklim kerja dan membantu Jateng jadi provinsi yang lebih akuntabel.

“Mudah-mudahan ini sesuai dengan yang diharapkan, karena ini orang-orang pilihan yang ditaruh di jawa tengah dan jago IT,” ujar Ateh.

Ganjar menyampaikan apresiasi pada BPKP yang selalu memberikan kader terbaiknya untuk Jawa Tengah. Keahlian Tri Handoyo di bidang Teknologi Informasi dan pengelolaan data diharap dapat membantu Jateng dalam memperbaiki data yang ada.

“Mudah-mudahan ini bisa memperbaiki, data kemiskinan. Kita bicara Umpama data pertanian, UMKM yang kemaren juga kita bahas,” kata Ganjar.

Perbaikan data, kata Ganjar, juga dengan harapan bisa membuat mereka yang terdata dalam kemiskinan bisa naik kelas. Sehingga penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan Jateng bisa berkontribusi lebih baik secara nasional.

“Jadi sebenarnya kalau kita bicara big data nasionalnya bisa kita kecilkan menjadi big data di Jawa Tengah, saya kira kita akan bisa memberikan kontribusi kepada nasional,” ujarnya.

Ganjar berharap, kehadiran Tri Handoyo menjadi angin segar untuk perbaikan data dan membawa Jateng lebih baik lagi terutama pada penanganan kemiskinan di tengah pandemi.

“Ya mudah-mudahan kerjasama bisa memperbaiki lagi dalam situasi yang tidak gampang ini,” tandasnya.

Sebagai informasi Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah, Tri Handoyo menggantikan Raden Suhartono yang promosi jabatan menjadi Deputi Keuangan BPKP. Raden Suhartono menjabat di Jawa Tengah sejak pertengahan 2021 lalu.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon