URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan mahasiswa baru Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang tepuk tangan meriah menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kampusnya, Selasa (6/9/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Beri Motivasi Ribuan Mahasiswa Baru Unisula Dari Ekonomi Sampai Cegah Korupsi

Ganjar Beri Motivasi Ribuan Mahasiswa Baru Unisula Dari Ekonomi Sampai Cegah Korupsi

Ganjar Beri Motivasi Ribuan Mahasiswa Baru Unisula Dari Ekonomi Sampai Cegah Korupsi

featured-img

SEMARANG – Ribuan mahasiswa baru Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang tepuk tangan meriah menyambut kedatangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kampusnya, Selasa (6/9/2022). Hari itu, Ganjar berkesempatan memberikan motivasi dan berdialog dengan mahasiswa dari berbagai jurusan.

Suasana berubah riuh tepuk tangan saat orang nomor satu di Jateng itu memasuki aula tempat acara Pekan Ta’aruf Unisula 2022. Seperti biasa, Ganjar menyapa sejumlah mahasiswa sembari berjalan menuju panggung.

“Mahasiswa baru Unisula menarik. Satu memberikan motivasi, dan kedua dialog melihat kekritisan mereka,” ujar Ganjar.

Menurutnya, isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memang menarik. Namun, mahasiswa sekarang mampu mengambil pelajaran dari berbagai sikap mahasiswa lain.

“Tapi satu yang saya suka di antara isu BBM yang diperdebatkan dan dipertentangkan kebanyakan ada mahasiswa yang melihat aksi kawan-kawannya. Yang menarik lagi, eh kemarin ada mahasiswa yang naik panggung teriak keras-keras, maaf bahasanya isinya tidak baik. Menurutmu gimana, tidak sopan sih, Pak,”  lanjutnya.

Namun, Ganjar mengatakan bahwa mahasiswa harus tahu situasi dunia saat ini. Mulai dari kondisi ekonomi, pangan hingga energi secara luas.

“Artinya apa, oke kondisi situasi dunia tidak bagus mahasiswa harus tahu. Kondisi ekonomi tidak bagus mahasiswa harus tahu. Tidak hanya BBM tapi termasuk pangan, termasuk energi dalam arti luas,” paparnya.

Sehingga dalam kesempatan itu, politisi berambut putih itu memberikan gambarqn Indonesia ke depan. Hal itu, agar mahasiswa dapat menyiapkan diri menjadi orang yang kreatif dan adaptif.

“Dan kita kasih view Indonesia ke depan seperti apa dan dunia seperti apa. Dan mereka menyiapkan diri agar menjadi mahasiswa kreatif, adaptif dan mereka tidak mengecewakan orangtuanya,” jelasnya.

Bagi Ganjar, mahasiswa harus mendapatkan informasi yang cukup dan imun keceedasan yang lengkap. Selain itu juga intelektual, spiritual, serta emosional.

“Maka nilai idelogis pun kita sampaikan kepada mereka di tengah situasi dunia yang seperti ini. Kata Bung Karno bener loh ya, kita mesti berdikari dalam bidang ekonomi termasuk dalam pangan. Maka anak-anak tadi juga menyampaikan kekuatan pangan nasional yang sebenarnya itu bisa jadi lahan garapan agar kita makin mandiri, itu keren,” terangnya.

Dalam sesi dialog, Ganjar mengaku terkesan dengan mahasiswa baru bernama Fahrian Fauzi. Mahasiswa baru jurusan Hukum itu dinilai berani memberikan kritik kepada penegah hukum negeri ini.

“Saya juga terkesan satu mahasiswa baru hukum yang menyampaikan ktirik pedasnya pada penegak hukum. Saya kira itu bagian cara mengasah intelektualitas untuk dia bisa berpikir kritis, analitis, sistematis, tapi sopan,” imbuh Ganjar.

Ia berharap, Unisula dapat memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa untuk membekali mereka dalam mengambil sikap kelak.

“Bagaimana cara mencegah korupsi ini keren dan mahasiswa sudah terbuka dari sekarang. Saya yakin unisula juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk ekspensif, tidak akan direpresi tapi juga dididik juga antikorupsi,” tandasnya.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan