URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar Indonesian International Culture Festival (IICF) 2024, sebuah acara tahunan yang memamerkan keragaman budaya dari 21 etnis di Indonesia, bertemakan “Bersatu Untuk Indonesia”. Acara ini berlangsung meriah di lapangan sepak bola UKSW pada Senin (08/07/2024) dan dibuka oleh Rektor UKSW, Prof. Dr. Intiyas Utami, yang menyatakan bahwa IICF merupakan bagian dari perjalanan UKSW menuju World Class University (WCU).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ragam Etnis dan Budaya Internasional Dapat Bersatu di IICF UKSW 2024

Ragam Etnis dan Budaya Internasional Dapat Bersatu di IICF UKSW 2024

Ragam Etnis dan Budaya Internasional Dapat Bersatu di IICF UKSW 2024

UKSW kembali mengelar ajang budaya dalam acara bergengsi tahunan kampus, Indonesian International Culture Festival (IICF) 2024.
UKSW kembali mengelar ajang budaya dalam acara bergengsi tahunan kampus, Indonesian International Culture Festival (IICF) 2024.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali dipenuhi warna-warni kekayaan budaya dalam acara bergengsi tahunan kampus, Indonesian International Culture Festival (IICF) 2024. Melalui Senat Mahasiswa Universitas (SMU), keragaman budaya dari 21 etnis di Indonesia dipamerkan untuk khalayak umum dalam rangkaian acara Tour Budaya IICF 2024 bertemakan “Bersatu Untuk Indonesia”.

Berlangsung meriah di lapangan sepak bola UKSW, Senin (08/07/2024).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor UKSW Prof. Dr. Intiyas Utami. Dalam sambutannya, ia menyampaikan IICF merupakan bagian dari perjalanan UKSW untuk menjadi World Class University (WCU) yang mengakar kuat.

“Kita bersuara pada dunia bahwa dari budaya, kita bisa membangun jati diri bangsa ini menjadi insan-insan yang memiliki prestasi unggul tanpa melupakan budaya yang kita miliki,” ucapnya.

Rektor Intiyas tidak ketinggalan berpesan kepada seluruh civitas academica, untuk semakin mendekatkan diri kepada daerah di mana mereka berpijak, lahir, dan bertumbuh, baik itu tanah air Indonesia dan dunia. Ia mengajak agar anak-anak muda para generasi penerus bangsa untuk peduli pada budaya dan menggunakan budaya sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan, khususnya dalam menjawab penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-16 yaitu Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang tangguh.

Senada dengan pernyataan tersebut, perwakilan Sekretariat Daerah Salatiga, Asisten Bidang 3 Administrasi Muhammad Sidqon Efendi, menilai IICF sebagai salah satu wadah untuk memantik kesadaran masyarakat dalam merawat budaya dan toleransi persatuan. Lebih lanjut, ia mengutarakan bahwa sebagai Kampus Indonesia Mini, UKSW terbukti tidak hanya mengedepankan prestasi akademik semata namun juga menjadi tempat untuk menyemai toleransi yang mendukung pengukuhan Salatiga sebagai kota toleransi di Indonesia.

“Mari kita memanfaatkan momentum IICF 2024 untuk mempererat persatuan dan sebagai sumber kekuatan bagi kota untuk saling menghargai perbedaan,” tuturnya melalui sambutannya.

Tour Budaya dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan Rektor Intiyas ke setiap stand etnis. Dalam acara ini, ia didampingi oleh Ketua IICF 2024 Angelina Dityaprastiani Barapadang, Wakil Rektor Bidang Pengajaran, Akademik, dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Ferdy S. Rondonuwu, serta Direktur Direktorat Kemahasiswaan Giner Maslebu. Selain itu juga hadir Kapolsek Salatiga, Komandan Kodim 0714/Salatiga, Komandan Korem 073/Makutarama, Kepala Satpol PP Salatiga, Dinas Lingkungan Hidup Salatiga, dan Dinas Pendidikan Salatiga.

BACA JUGA :

Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Muat Lebih

INFOGRAFIS

JANGAN LEWATKAN:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 4 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 26,7 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya pada sore hingga awal malam.
04 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan Jawa Tengah
04 Agustus 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14
04 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter
Perusahaan Australia Investasi Rp5,7 Triliun di KEK Batang, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Perusahaan Australia Investasi Rp5,7 Triliun di KEK Batang, Serap Ribuan Tenaga Kerja
Pemkab Demak Kembali Ajukan Pembebasan Sanksi TPA ke Kementerian Lingkungan Hidup
Pemkab Demak Kembali Ajukan Pembebasan Sanksi TPA ke Kementerian Lingkungan Hidup
Gubernur Jateng Minta BUMD Genjot Kinerja dan PAD, PRPP Diminta Segera Berbenah
Gubernur Jateng Minta BUMD Genjot Kinerja dan PAD, PRPP Diminta Segera Berbenah
Kekeringan Landa Jabungan Semarang, Seribu Warga Kesulitan Air Bersih
Kekeringan Landa Jabungan Semarang, Seribu Warga Kesulitan Air Bersih

TERKINI

Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah di Desa Klero diduga berasal dari tungku yang masih menyala. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan bantuan warga, kedua peristiwa berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Dalam Waktu Bersamaan, Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Semarang
Dua kebakaran terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Bergas dan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (4/8/2026). Kebakaran di Toko Niki Mantep diduga dipicu korsleting listrik, sedangkan kebakaran rumah...
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin...
Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun ini membuat warga bergantung pada bantuan droping air, sementara pemerintah dusun terus berupaya mencari solusi permanen melalui pengeboran sumur bersama pemerintah dan BNPB.
870 Jiwa di Dusun Jagir Suruh Krisis Air Bersih, Warga Bertahun-tahun Bergantung pada Droping
Sekitar 870 jiwa atau 260 kepala keluarga di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, kembali mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau. Kondisi yang terjadi setiap tahun...
04 Agustus 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14
04 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 08.00–14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang terjadi pada Selasa (4/8/2026) pukul 08.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air laut...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 4 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 26,7 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya pada sore hingga awal malam.
04 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 4 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30...

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved