URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Magelang, Sabtu (21/5). Ganjar ikut blusukan Presiden Jokowi saat memberikan bantuan pada pedagang di Pasar Muntilan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Dampingi Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Pasar Muntilan

Ganjar Dampingi Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Pasar Muntilan

Ganjar Dampingi Jokowi Berikan Bantuan ke Pedagang Pasar Muntilan

featured-img

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Magelang, Sabtu (21/5). Ganjar ikut blusukan Presiden Jokowi saat memberikan bantuan pada pedagang di Pasar Muntilan.

Kehadiran Jokowi langsung membuat ribuan pedagang dan masyarakat antusias. Mereka saling berebut mendekat untuk bersalaman dan minta foto bersama.

Tak hanya Jokowi, Ganjar yang mengenakan batik lengan panjang juga tak luput dari sasaran. Pedagang dan warga saling berdesakan untuk bersalaman dengan Ganjar sekaligus selfie.

“Pak Jokowi, Pak Ganjar, foto dulu pak. Dhuwur tenan je pak Ganjar, gagah tenan (tinggi sekali ya pak Ganjar, gagah sekali),” teriak emak-emak pedagang pasar.

Ganjar dengan ramah melayani mereka berselfie. Sesekali, ia menanyakan soal barang dagangan atau persoalan kesehatan.

“Dodolan nopo bu (jualan apa bu), mugo-mugo laris nggih (semoga laris ya). Sampun vaksin dhereng (sudah vaksin belum),” tanya Ganjar pada warga.

“Sampun pak, mpun ping tigo (sudah pak, sudah tiga kali),” jawab mereka kompak.

Ganjar juga mendampingi Jokowi saat membagi-bagikan sembako dan bantuan sosial pada pedagang. Saat Jokowi berpesan agar bantuan tidak digunakan untuk membeli hanphone, Ganjar juga ikut mengingatkan.

“Bantuane ampun ngge tumbas hanphone nggeh bu (bantuannya jangan untuk buat beli handphone ya bu). Buat beli minyak goreng, beli sembako dan kebutuhan pokok lainnya,” kata Jokowi dan diiyakan oleh penerima bantuan.

“Tenane, mangke nggo tumbas rokok bojone (nanti buat beli rokok suaminya),” canda Ganjar disambut tawa presiden.

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Magelang didampingi Gubernur Jawa Tengah. Ada dua agenda yang ia lakukan, diantaranya memberikan bantuan pada pedagang Pasar Muntilan dan memberikan sambutan acara Rakernas Projo di Balkondes Ngargogondo kawasan Borobudur.

Dalam kunjungannya ke pasar Muntilan, Jokowi mengatakan stok minyak goreng curah sudah aman. Ia menemukan bahwa harga minyak goreng curah Rp14.500 perliter di pasar itu

“Minyak goreng sudah aman, saya cek di Pasar Muntilan tadi stok ada dan harganya Rp14.500 perliter. Besok saya cek di pasar-pasar lain dan saya minta dalam waktu dekat harganya semua sudah seperti itu,” kata Jokowi.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon