URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Akademi Kepolisian akan mempunyai sarana baru berupa fasilitas tempat tinggal yang digagas alumni Akpol 1996. Pembangunan sarana yang dinamai Wisma Wirasatya 96 tersebut dilakukan oleh Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), Irjen Pol Suroto di Jalan KS Tubun Kota Semarang, pada Jumat (14/10/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gubernur Akpol Lakukan Pembangunan Wisma Wirasatya 96 Untuk Anggota

Gubernur Akpol Lakukan Pembangunan Wisma Wirasatya 96 Untuk Anggota

Gubernur Akpol Lakukan Pembangunan Wisma Wirasatya 96 Untuk Anggota

featured-img

SEMARANG – Akademi Kepolisian akan mempunyai sarana baru berupa fasilitas tempat tinggal yang digagas alumni Akpol 1996. Pembangunan sarana yang dinamai Wisma Wirasatya 96 tersebut dilakukan oleh Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol), Irjen Pol Suroto di Jalan KS Tubun Kota Semarang, pada Jumat (14/10/2022).

Irjen Suroto mengatakan, wisma ini nantinya akan dimanfaatkan oleh anggota Akpol untuk tempat tingga untuk anggota selama masa pengabdian. “Ini merupakan fasilitas tempat tinggal berupa wisma kurang lebih 30-38 kamar yang merupakan bantuan dari alumni Akpol Angkatan 96 Wirasatya,” ujarnya kepada awak media.

Dia menyebut wisma ini menjawab kebutuhan Akpol akan sarana tempat tinggal, karena masih banyak anggota baru yang belum mempunyai hunian. Dengan dibangunnya wisma ini, Suroto berharap kelak personil yang berdinas di Akpol makin fokus bekerja karena fasilitas hunian sudah tersedia.

“Kalau anggota lama mungkin di Semarang sudah mempunyai rumah, tapi untuk yang baru-baru mau tinggal dimana,” kata Suroto.

“Terima kasih untuk alumni Akpol Angkatan 96 Wirasatya atas sumbangsihnya dalam pembangunan wisma,” tambahnya.

Disisi lain, Suroto menyampaikan pembangunan asrama di Akpol hingga saat ini masih mencapai 30 hingga 40 persen. Rencana pembangunan Wisma Wirasatya 96 ini akan rampung dalam waktu 100 hari kedepan, sehingga pada Januari 2023 bisa diresmikan.

“Asrama Akpol masih terbatas. Saat ini baru ada sekitar 400 rumah, sedangkan jumlah anggota Akpol mencapai 900,” jelasnya.

Dewan Pengawas Yayasan Bhakti Alumni Wirasatya 96, Brigjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, pembangunan wisma ini adalah bentuk kepedulian alumni Angkatan Akpol 96, melalui Yayasan Bhakti Alumni Wirasatya 96 yang bekerja sama dengan Akpol membangun Wisma Wirasatya 96.

Diketahui untuk anggaran pembangunan Wisma Wirasatya 96 ini mencapai 6,5 M, dari Yayasan Bhakti Alumi Wirasatya 96.

“Harapan kami alumni Akpol Angkatan 96 Wirasatya bisa melanjutkan pergerakan alumni sebelumnya, dan mudah-mudahan bisa diikuti adik-adik alumni Akpol lainnya bisa ikut peduli membangun berbagai sarana dan prasarana di kampus Akpol ini,” imbuhnya

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan