URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah sekaligus bakal calon Gubernur Jateng, Sudaryono, mengingatkan kader Gerindra di Salatiga untuk rajin berkampanye. Dalam pertemuan di DPC Gerindra Salatiga pada Minggu (9/6/2024) petang, Sudaryono menyemangati ratusan kader setelah kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hadir di Salatiga, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Ingatkan Kader Gerindra Rajin Kampanye

Hadir di Salatiga, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Ingatkan Kader Gerindra Rajin Kampanye

Hadir di Salatiga, Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Ingatkan Kader Gerindra Rajin Kampanye

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah sekaligus bakal calon Gubernur Jateng, Sudaryono, mengingatkan kader Gerindra di Salatiga untuk rajin berkampanye. Dalam pertemuan di DPC Gerindra Salatiga pada Minggu (9/6/2024) petang, Sudaryono menyemangati ratusan kader setelah kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.
Foto Arief Rasika
Balon Gubernur Jateng Sudaryono mengumpulkan ratusan kader se Kota Salatiga, di DPC Gerindra Salatiga, Minggu (9/6/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hadir di Salatiga, Sudaryono Ingatkan Kader Gerindra Rajin Kampanye, Hal ini ditegaskan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) sekaligus Bakal Calon (Balon) Gubernur Jateng Sudaryono saat mengumpulkan ratusan kader se Kota Salatiga, di DPC Gerindra Salatiga, Minggu (9/6/2024) petang.

Mas Dar sapaan akrabnya mengatakan, konsolidasi internal partai bagian dari menyemangati kader pasca memenangi Pilpres 2024.

Sejak, Prabowo Subianto menang bersama Gibran Rakabuming Raka, DPD Gerindra Jateng kata dia, terus menyapa jajaran struktural partai.

“Ini sudah Kabupaten/Kota ke-33 yang saya datangi kurang Pemalang, dan Blora. Ini kumpul-kumpul, tasyakuran dan persiapan Pilkada Bupati/Walikota/Gubernur Jateng,” terangnya saat di DPC Gerindra Salatiga.

Mas Dar menerangkan, pada Pilkada 2024 Partai Gerindra bakal mengutamakan calon atau kandidat dari internal partai, jajaran struktural partai diminta sering mengadakan acara kumpul.

Putra asli Grobogan itu mengaku, secara khusus akan membuat petunjuk pelaksaan dan teknis, kumpul-kumpul mulai dari ranting dan PAC agar kompak.

“Pak Prabowo menang harus semangat, kalah saja semangat. Menang rasanya lego (bersyukur) dan harus memberi manfaat pada lingkungan. Tidak lupa, sekarang harus rajin jempolnya dibuat kampanye di medsos mulai TikTok, FB dan instagram,” katanya.

Sudaryono berharap, Partai Gerindra yang dulu bukanlah Gerindra yang sekarang artinya tidak boleh ada bongkar pasang struktural.

Sebab, impian partai ingin merubah jutaan orang, semula keadaan ekonominya dibawah menjadi lebih baik.

Mas Dar, menegaskan kampanye di ruang digital melalui media sosial sekarang dinilai lebih efektif dan jelas.

“Jadi, tinggal digas jempolnya foto-foto posting dan share. Langkah itu bagian dari kampanye tidak melulu pengumpulan massa secara konvensional,” tutupnya (RIEF)

Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Sudaryono saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved