KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Hampir Enam Bulan, Honor Tenaga Pemakaman Jenazah Covid-19 Di Kabupaten Semarang Tak Kunjung Dibayar

Hampir Enam Bulan, Honor Tenaga Pemakaman Jenazah Covid-19 Di Kabupaten Semarang Tak Kunjung Dibayar

Hampir Enam Bulan, Honor Tenaga Pemakaman Jenazah Covid-19 Di Kabupaten Semarang Tak Kunjung Dibayar

Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening. (Foto/win)


UNGARAN – Selama hampir enam bulan sejak Desember 2020 hingga awal Mei 2021, honor tenaga pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Semarang belum dibayar. Hal itu memantik reaksi Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening.
“Kami minta, bisa tidak bisa, mau tidak mau honor tersebut harus segera dilunasi sebelum lebaran,” tegas Bondan dalam rakor Ekuinda jelang Idul Fitri 1442 H di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (4/5/2021).
Disampaikan Bondan, beberapa perwakilan tenaga pemakaman itu telah mengadu kepada DPRD Kabupaten Semarang.
“Kalau jumlah totalnya saya kurang paham. Cuma satu tim ada tujuh orang, setiap pemakaman ada lima orang yang bekerja,”
“Bulan Desember 2020 ada enam kali pemakaman, kemudian Januari 2021 hingga awal Mei ini sudah ada 33 kali. Semuanya belum dibayarkan honornya. Ini masalah tidak main-main, harus segera ditangani. Tinggal pemkab dalam hal ini Dinsos mau serius apa tidak,” jelasnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang Gunadi dalam paparannya menjelaskan, keterlambatan pembayaran honor pemakaman jenazah Covid-19 di tahun 2020 sebenarnya sudah dianggarkan di APBD perubahan.
“Untuk pencairan belum bisa kami lakukan, sebab masih menunggu audit dari BPK. Sementara untuk penambahan anggaran harus ada dasarnya yakni Peraturan Bupati (Perbup),” jelas Gunadi. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang