URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hindari Kerumunan, Bupati Semarang Antar Langsung Beras Kepada KPM Desa Polobogo

Hindari Kerumunan, Bupati Semarang Antar Langsung Beras Kepada KPM Desa Polobogo

Hindari Kerumunan, Bupati Semarang Antar Langsung Beras Kepada KPM Desa Polobogo

featured-img
Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama unsur forkompimda Kabupaten Semarang dan perwakilan Bulog Kanwil Jateng menyerahkan bantuan beras kepada KPM PKH di Desa Polobogo, Getasan, Kamis (29/7/2021). (Foto/win)

UNGARAN – Poniarti (53), warga Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang tampak sumringah saat rumahnya dikunjungi Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kamis (29/7/2021). Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Semarang itu untuk menyerahkan secara langsung bantuan berupa beras.

“Matursuwun Pak Bupati sudah rawuh dan memberikan bantuan ini. Jujur, kami sangat terdampak PPKM, apalagi tidak punya penghasilan tetap,” ujarnya.

Poniarti bersama sang suami mengaku terakhir menerima bantuan sekitar empat bulan yang lalu.

“Saya sehari-hari ibu rumah tangga, tidak punya penghasilan. Suami juga hanya berkebun. Dengan adanya bantuan ini sangat meringankan beban kami,” ucapnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai menyerahkan bantuan mengatakan, sebanyak 1.347 ton beras bantuan PPKM dibagikan di wilayah Kabupaten Semarang. Jumlah itu dialokasikan untuk 105.058 keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH).

“Bantuan beras dimaksudkan untuk meringankan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok selama PPKM. Ini salah satu bentuk perhatian Pemkab Semarang bekerjasama dengan Bulog Kanwil Jateng. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KPM,” terangnya.

Ngesti menjelaskan, selain kepada KPM PKH, jumlah bantuan beras tersebut juga dibagikan kepada 70.923 KPM bantuan sosial tunai (BST).

“Saat ini data PKH di Kabupaten Semarang bertambah 30ribu Kepala Keluarga. Kalau biasanya bantuan berupa uang tunai, kali ini ditambah beras. Saya juga mengimbau, meski kasus turun, kita tidak boleh lengah, senantiasa terapkan 5M,” tegas Ngesti.

Sementara Wakil Pimpinan Bulog Kanwil Jateng Muhson menjelaskan selain KPM yang telah terdaftar sebelumnya, ada tambahan sekitar 28 ribu KPM baru di Kabupaten Semarang.

“Penyaluran tahap pertama sebanyak 1.050 ton akan dimulai hari ini. Sedangkan 300 ton sisanya akan dilakukan pada awal Agustus. Harapannya maksimal tanggal 7 Agustus sudah terdistribusi semua,” paparnya.

Beras yang akan disalurkan tersebut merupakan beras kualitas medium hasil pengadaan dalam negeri tahun 2021 dengan waktu penyaluran pada bulan Juli-Agustus.

“Harapannya program ini berjalan dengan lancar, sehingga bantuan yang diserahkan kepada KPM tepat guna dan tepat waktu untuk memenuhi kebutuhan pokok selama PPKM,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara