URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Empat rumah di Kalisawo RT 02 RW 01 Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga tertimpa talud setinggi 3 meter.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hujan Lebat, 4 Rumah di Bugel Salatiga Tertimpa Talud Setinggi 3 Meter

Hujan Lebat, 4 Rumah di Bugel Salatiga Tertimpa Talud Setinggi 3 Meter

Hujan Lebat, 4 Rumah di Bugel Salatiga Tertimpa Talud Setinggi 3 Meter

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Empat rumah di Kalisawo RT 02 RW 01 Kelurahan Bugel Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga tertimpa talud setinggi 3 meter.

Meskipun tidak ada korban, dinding rumah bagian belakang atu dapur jebol akibat tertimpa meterial talud.

Tafrikan (50) salah satu pemilik rumah yang tertimpa talud longsor saat ditemui wartawan di rumahnya, Sabtu (28/1/2023) mengatakan bahwa peristiwa talud ambrol terjadi pada Sabtu (21/1/2023) pekan lalu.

“Saat kejadian saya sedang berada di Jetis. Saat itu ada petir besar disertai hujan deras. Sesaat saat saya sampai dirumah talud sudah longsor dan menimpa rumah bagian belakang. Total ada empat rumah. Awalnya saya kira longsor sedikit, tapi ternyata parah,”katanya.

Tafrikan menjelaskan, yang tertimpa talud selain rumah miliknya juga milik orang tua dan adiknya.

“Akibat talud longsor, kerugian saya sekitar Rp 20 juta. Bapak dan adik saya diperkirakan Rp 10 juta lebih sedikit,”jelasnya.

Ia menambahkan, pasca kejadian itu pihak pemilik talud juga sudah bertanggung jawab.

“Orangnya tanggung jawab untuk memperbaiki rumah,”pungkasnya.

Seperti diketahui hujan deras yang melanda salatiga pada sabtu, mengakibatkan sejumlah kerusakan, mulai dari pohon tumbang hingga tanah longsor( rief)

Video amatir kondisi rumah milik Tafrikan yang tertimpa talud (Dok IST)

 

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan