URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Minat pria di Kabupaten Semarang mengikuti program Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi terus meningkat hingga kuota layanan gratis tahun 2026 sebanyak delapan akseptor telah terpenuhi. Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang, Dewanto Laksono, mengatakan di Ungaran, Selasa (30/6/2026), peningkatan tersebut dipicu kesadaran perencanaan keluarga dan pertimbangan ekonomi, sehingga pemerintah berencana mengusulkan penambahan anggaran agar lebih banyak masyarakat dapat terlayani.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang

Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang

Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang

Akseptor KB memanfaatkan layanan Mobil Unit Pelayanan KB Keliling milik DP3AKB Kabupaten Semarang. Foto: IST/ DP3AKB Kab. Semarang
Akseptor KB memanfaatkan layanan Mobil Unit Pelayanan KB Keliling milik DP3AKB Kabupaten Semarang. Foto: IST/ DP3AKB Kab. Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Minat pria di Kabupaten Semarang untuk mengikuti program Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi terus menunjukkan tren peningkatan. Selain meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga, kondisi ekonomi juga menjadi salah satu faktor yang mendorong pasangan membatasi jumlah anak.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Semarang, Dewanto Laksono, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap KB pria semakin tinggi. Bahkan, kuota layanan MOP gratis yang disediakan pemerintah tahun 2026 sebanyak delapan akseptor telah terpenuhi, meski tahun anggaran baru memasuki pertengahan dan masih ada masyarakat yang mengantre.

“Target MOP tahun ini delapan akseptor dan semuanya sudah terpenuhi. Bahkan sekarang masih ada yang antre, sementara anggaran yang tersedia hanya cukup untuk delapan orang,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Selasa (30/6/2026).

Menurut Dewanto, peningkatan minat tersebut dipengaruhi semakin tingginya kesadaran para suami untuk ikut bertanggung jawab dalam program keluarga berencana. Tidak sedikit pria yang secara sukarela memilih menjalani MOP karena merasa jumlah anak sudah cukup dan ingin melindungi kesehatan istrinya yang dinilai masih berpotensi hamil. Selain itu, pertimbangan ekonomi juga menjadi faktor penting. Menurutnya, masyarakat kini semakin memperhitungkan kemampuan ekonomi keluarga sebelum memutuskan memiliki anak.

“Orang tua sekarang berpikir panjang karena memiliki anak berarti juga memiliki tanggung jawab yang lebih besar, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga kebutuhan hidup lainnya. Faktor ekonomi menjadi salah satu yang mendorong masyarakat ikut program KB agar jumlah anak dapat direncanakan sesuai kemampuan keluarga,” jelasnya.

DP3AKB Kabupaten Semarang mengalokasikan anggaran sebesar Rp10.080.000 untuk layanan MOP gratis tahun ini atau Rp1.260.000 per akseptor dengan target delapan peserta. Sementara untuk Metode Operasi Wanita (MOW), target tahun 2026 sebanyak 150 akseptor.

“Realisasi MOW di semester pertama sekitar 60 akseptor,” lanjutnya.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, DP3AKB berencana mengusulkan penambahan anggaran pada perubahan APBD 2026 agar kuota layanan MOP gratis dapat ditambah.

“Kami akan mencoba mengusulkan penambahan anggaran pada perubahan APBD. Antusiasme masyarakat cukup tinggi sehingga kami berharap lebih banyak warga bisa terlayani,” kata Dewanto.

Dewanto menambahkan, layanan MOP gratis hanya dapat diakses melalui program yang difasilitasi DP3AKB karena kuota ditentukan berdasarkan anggaran.

“Bagi masyarakat yang ingin menjalani MOP secara mandiri dapat mengakses layanan di rumah sakit tertentu dengan biaya sendiri,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS tahun 2026 dengan mayoritas dialokasikan untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Sekda Jateng Sumarno menyampaikan usulan tersebut di Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah, meski persetujuannya masih menunggu keputusan Kementerian PANRB.
1.000 Formasi CPNS Diusulkan Pemprov Jateng, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Polres Salatiga menggelar upacara ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Tridharma, Kota Salatiga, Senin (29/6/2026), dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Upacara yang dipimpin Kapolres...
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Jauhi HP, Puluhan Anak Kumpulrejo Memilih Berkemah di Mushala
Sebanyak 40 anak mengikuti Kemah Ceria 2026 di halaman Mushala Al-Istiqomah, RT 05/RW 02 Promasan, Kelurahan Kumpulrejo, Kota Salatiga, pada 27–28 Juni 2026. Kegiatan yang digelar Takmir Mushala bersama...
30 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–12
30 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 07.00–12.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter di Pesisir Jawa Tengah
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai puncak 0,9 meter pada pukul 07.00–12.00 WIB, Selasa (30/6/2026). Kondisi tersebut berpotensi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 30 Juni 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara di Semarang 22,6 derajat Celsius dengan kelembapan 82 persen, sementara cuaca diperkirakan tetap kondusif sepanjang hari dengan tinggi gelombang laut selatan mencapai 4 meter.
30 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Didominasi Langit Cerah Berawan hingga Sore Hari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Kota Semarang dan sebagian besar wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 30 Juni 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil...
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung hasil program tersebut, Senin (29/6/2026), seraya menegaskan perbaikan RTLH menjadi strategi pengentasan kemiskinan yang berlanjut dengan target 5.000 unit rumah pada 2026.
Dulu Kebanjiran dan Nyaris Roboh, Kini Rumah Kuli Bangunan di Kudus Berdiri Kokoh Berkat Bantuan RTLH
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membantu Hadi Mulyono, warga Desa Gondangmanis, Kudus, mewujudkan impian memiliki rumah layak setelah 25 tahun. Gubernur...
Muat Lebih

POPULER

Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?