URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PLN Icon Plus melakukan kegiatan perapihan laporan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kudus–Purwodadi di wilayah Ngemplak, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum lama ini. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim teknis PLN Icon Plus sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan keandalan layanan dan keselamatan infrastruktur digital.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jaga Pelayanan, PLN Icon Plus Gelar Perapihan di Jalur SUTT Kudus–Purwodadi

Jaga Pelayanan, PLN Icon Plus Gelar Perapihan di Jalur SUTT Kudus–Purwodadi

Jaga Pelayanan, PLN Icon Plus Gelar Perapihan di Jalur SUTT Kudus–Purwodadi

Foto dok IST

Petugas saat mengecek SUTT

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai wujud komitmen dalam memastikan keandalan layanan dan menjaga keselamatan infrastruktur digital, PLN Icon Plus melaksanakan kegiatan perapihan laporan terkait jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kudus–Purwodadi yang berada di wilayah Ngemplak, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum lama ini.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian data jaringan dengan kondisi aktual di lapangan, serta mendukung integrasi informasi teknis antara sistem kelistrikan dan jaringan telekomunikasi berbasis fiber optik. Langkah ini juga bertujuan untuk meminimalisasi potensi gangguan layanan akibat perubahan atau aktivitas konstruksi yang terjadi di sepanjang jalur SUTT.

Tim teknis PLN Icon Plus secara teliti melakukan pengecekan fisik, dokumentasi visual, serta pemutakhiran data teknis sebagai bagian dari laporan komprehensif. Selain itu, perapihan ini juga mencakup evaluasi posisi kabel dan perangkat pendukung guna memastikan jaringan tetap aman, efisien, dan sesuai dengan standar operasional.

General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Arif Rohmatin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan perusahaan dalam menjamin keandalan layanan digital, khususnya di titik-titik strategis seperti lintasan SUTT. “Dengan akurasi data dan kondisi jaringan yang rapi, kami dapat memberikan layanan yang lebih tangguh dan responsif terhadap perubahan di lapangan,” ujarnya melalui siaran pers yang diterima Rasika Rabu (23.4.2025).

Ari menambahkan bahwa perapihan laporan semacam ini merupakan bagian dari penguatan sistem monitoring dan pengendalian jaringan. “Kami terus beradaptasi dengan dinamika infrastruktur nasional untuk memastikan konektivitas digital yang berkualitas tinggi dan mendukung transformasi digital secara menyeluruh,” katanya.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus menyelenggarakan ICONNET Virtual Academy bertema Winning Mindset for Winning Sales di Grand Mercure Yogyakarta pada 25–26 Agustus 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai regional dan unit kerja di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, serta jajaran manajemen, dengan tujuan memperkuat daya saing ICONNET melalui standarisasi produk, program kerja, dan proses bisnis layanan ritel.
ICONNET Virtual Academy: PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Layanan Unggul dan Adaptif
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menggelar kegiatan donor darah bersama RS Kariadi Semarang di Semarang sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Acara ini diikuti antusias oleh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar pada hari kegiatan berlangsung, menunjukkan semangat berbagi yang tetap kuat.
PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan

INFOGRAFIS

TERKINI

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"