URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana ( UKSW) Salatiga siap menggelar kuliah tatap muka seratus persen mulai semester satu tahun 2022/2023. Hal ini mengacu kepada kebijakan nasional dari Dirjen Dikti bahwa mulai semester satu tahun ajaran 2022/2023 perguruan tinggi menyelenggarakan pertemuan tatap muka seratus persen dan tidak melayani lagi daring.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang Tahun Ajaran Baru, UKSW Siap Kuliah Luring Seratus Persen

Jelang Tahun Ajaran Baru, UKSW Siap Kuliah Luring Seratus Persen

Jelang Tahun Ajaran Baru, UKSW Siap Kuliah Luring Seratus Persen

featured-img

Universitas Kristen Satya Wacana ( UKSW) Salatiga siap menggelar kuliah tatap muka seratus persen mulai semester satu tahun 2022/2023. Hal ini mengacu kepada kebijakan nasional dari Dirjen Dikti bahwa mulai semester satu tahun ajaran 2022/2023 perguruan tinggi menyelenggarakan pertemuan tatap muka seratus persen dan tidak melayani lagi daring.

“ Saat ini kita sudah memperbanyak tatap muka, tadinya masih lima puluh persen, sekarang sudah ada yang seratus persen namun belum semua mata kuliah,” ujar Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara SE, MSc, PHd belum lama ini

Menyambut kuliah tatap muka seratus persen yang dimulai semester satu bulan Agustus mendatang, lanjut Neil, maka dibutuhkan persiapan-persiapan, baik sosialisasi maupun sarana pendukungnya.” Kelas-kelas dikembalikan bangku-bangku kuliahnya dan juga sosialisasi agar semua dosen dan mahasiswa siap untuk luring seratus persen,” imbuhnya.

Neil juga berharap kondisi pandemi yang sudah terkendali dengan baik akan semakin membaik, dengan melihat angka penderita Covid-19, tingkat keparahan terus mengecil sehingga kebijakan luring atau pertemuan tatap muka bisa dilaksanakan.” Kita berharap baik, namun apabila ada lonjakan tiba-tiba, maka kita tunggu kebijakan pemerintah selanjutnya,” jelasnya.

Rektor UKSW Neil Rupidara saat diwawancarai Rasika

Dikatakan Neil, apabila ada mahasiswa karena suatu pertimbangan tidak mau luring, tapi dia akan belajar dengan platform perguruan tinggi masing-masing.”Kalau di UKSW ada F-learn, materi ada di sana, tapi di kelas tidak ada. Dia bisa baca materi di sana. Kami tidak bikin lagi kelas daringnya,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved