URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

JKN-KIS buat Ida Tetap Semangat Berobat

JKN-KIS buat Ida Tetap Semangat Berobat

JKN-KIS buat Ida Tetap Semangat Berobat

featured-img
Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah membantu salah seorang pesertanya yang bernama Ida Payana (27) untuk tetap bersemangat sembuh dari penyakit kanker tumornya. Kegiatannya sehari-harinya adalah sebagai karyawan swasta.

Sejak tahun 2018, Ida telah didiagnosa menderita kanker tumor di bagian dadanya. Meski menurut dokter kondisinya belumlah terlalu mengkhawatirkan dan belum perlu menjalani kemoterapi, tapi Ida harus terus rutin menjalani kontrol. Ida menceritakan saat menjalankan pertama kali operasi pengangkatan kanker tumor di dada sebelah kirinya dua tahun yang lalu di RSUD Kalisari Batang.

“Awalnya saya merasakan sakit dan ada bengkak di dada. Tetapi saya selalu takut untuk berobat ke rumah sakit. Yang pertama, saya takut kalau dioperasi dan yang kedua, saya takut biayanya mahal,” ucap Ida menuturkan kisahnya pada Jamkesnews, Selasa (23/02).

Ida melanjutkan akibat badannya yang sering panas dan dada sebelah kirinya sakit, akhirnya tahun 2018, Ida memberanikan diri untuk periksa ke puskesmas tempatnya terdaftar. Ida mengatakan pemeriksaannya berjalan lancar dan dirinya tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan JKN-KISnya. Dirinya yang seorang peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) merasa tidak dibedakan dengan peserta lainnya.

“Selama saya berobat sejak tahun 2018, saya tidak merasakan kendala apapun dalam mengakses pelayanan untuk saya. Walaupun iuran JKN-KIS saya dibayar pemerintah, tapi layanan yang saya dapat sama dengan peserta JKN-KIS yang membayar secara pribadi,” katanya.

Ida pun melanjutkan, di tahun 2021 ini ia harus menjalani operasi kembali. Kali ini Ida harus menjalani operasi pada dada sebelah kanannya di RSUD Aro. Ida mengaku sangat berterima kasih kepada Program JKN-KIS, karena dengan program ini Ida bisa mendapatkan pengobatan tanpa mengeluarkan biaya sama sekali.

“Operasi berjalan lancar lagi, saya bersyukur sampai saat ini menggunakan JKN-KIS selalu dimudahkan. Tak terbayang seandainya tidak ada program ini, saya pasti tidak bisa berobat karena saya benar-benar tidak mampu, apalagi harus berobat rutin. Pelayanan di rumah sakit manapun sama, semuanya memuaskan. Mohon doanya, mudah-mudahan saya bisa sembuh,” ujarnya. (ma/ey)

BACA JUGA :

JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Apresiasi Komitmen PT Gratia Husada Farma Dukung PIPMP JKN
BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Jawa Tengah memasuki usia ke-81 dengan pertumbuhan ekonomi kumulatif 5,80 persen pada Semester I-2026, melampaui pertumbuhan nasional. Bersamaan dengan itu, kemiskinan turun menjadi 9,21 persen dan investasi...
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Aldi Fernando (21), warga Desa Berokan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, diduga mengalami penganiayaan dua kali pada awal dan 7 Agustus 2026. Polisi telah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi...
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran menghanguskan rumah milik Rohmat Salam di Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2026) malam. Pemilik rumah meninggal dunia setelah terjebak saat api membesar. Damkar...
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Mahasiswa Fakultas Psikologi UKSW, Kanaya Abigail, mengampanyekan 17 SDGs kepada siswa usia 6–18 tahun di tiga sekolah Slovakia melalui program Global Volunteer AIESEC. Ia menggunakan permainan dan diskusi...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25 derajat Celsius dengan kelembapan 83 persen, sementara hujan ringan berpotensi turun tidak merata di sekitar pegunungan dan dataran tinggi.
15 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved