KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Meledak, Didominasi Klaster Lebaran dan Rumah Tangga

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Meledak, Didominasi Klaster Lebaran dan Rumah Tangga

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Meledak, Didominasi Klaster Lebaran dan Rumah Tangga

Jajaran forkompimda Kabupaten Semarang sedang melaksanakan rapat terkait PPKM yang akan diterapkan seiring melonjaknya kasus Covid-19, Senin (7/6/2021) sore. (Foto/win)

UNGARAN – Kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang dalam beberapa hari terakhir cukup drastis. Data yang diperoleh hingga Senin (7/6/2021) petang, kasus positif Covid-19 berada pada angka 160 orang, setelah satu hari sebelumnya mengalami lonjakan 52 kasus dalam satu hari.

Menurut Bupati Semarang Ngesti Nugraha, salah satu penyebabnya karena masyarakat sudah mulai mengabaikan protokol kesehatan. Setelah Pemkab melakukan monitoring, penyebaran Covid-19 tersebut berasal dari klaster halal bihalal, sekolah, dan rumah tangga. Diketahui dari laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang saat ini ada 160 kasus yang sebelumnya 144 kasus. Kenaikan ini membuat Pemkab mengambil langkah cepat untuk pembatasan aktivitas, meliputi pasar, sekolah dan lokasi wisata.

Sementara saat ini ada empat kecamatan yang masuk zona merah, yakni Kecamatan Bringin, Pabelan, Getasan dan Ambarawa. Sedangkan wilayah yang menjadi sorotan Pemkab Semarang adalah Bandungan dan Pringapus, sebab dua kecamatan tersebut menunjukkan tingkatan angka penularan Covid-19 yang cukup tinggi. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang