KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Kasus Penganiayaan Perawat RSGM Ambarawa, Polisi: Keluarga Pasien Termakan Berita Hoax

Kasus Penganiayaan Perawat RSGM Ambarawa, Polisi: Keluarga Pasien Termakan Berita Hoax

Kasus Penganiayaan Perawat RSGM Ambarawa, Polisi: Keluarga Pasien Termakan Berita Hoax

UNGARAN – Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh keluarga pasien Covid-19 di RSGM Ambarawa pada Jumat (24/7/2021) sedang ditangani oleh pihak kepolisian yang dalam hal ini Polsek Ambarawa.

Polisi telah memanggil enam orang untuk dimintai keterangan. Kapolsek Ambarawa AKP Komang Karisma saat menyampaikan keterangan pada awak media, Sabtu (25/7/2021) mengatakan klarifikasi terhadap enam orang tersebut telah rampung pada Jumat malam sekira pukul 22.00.

Dari keterangan yang didapat, keluarga pasien termakan informasi bohong terkait pemulasaran jenazah Covid-19. Mereka mengira jenazah Covid-19 tidak akan dimakamkan secara utuh, melainkan diambil organ tubuhnya untuk keperluan tertentu. Atas hal itu, pihak rumah sakit juga meminta difasilitasi untuk bisa bertemu dengan keluarga pasien.

Setelah dilakukan tracing dan testing terhadap keluarga pasien dan dinyatakan negatif Covid-19, barulah kedua belah pihak bisa bertemu. Keluarga pasien telah menyadari atas kekeliruan tindakan dan menyampaikan permintaan maaf. Sementara pihak rumah sakit juga telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perawat RSGM Ambarawa mengalami luka di tangannya akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh keluarga pasien Covid-19 menggunakan gunting. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP