KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kebakaran di Sidorejo Lor, Rumah Elisabeth Suhartinah Ludes, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta

Kebakaran di Sidorejo Lor, Rumah Elisabeth Suhartinah Ludes, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta

Kebakaran di Sidorejo Lor, Rumah Elisabeth Suhartinah Ludes, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta

Peristiwa kebakaran hebat melanda rumah milik Elisabeth Suhartinah (52), warga RT 6 RW 6 Kelurahan Sidorejo Lor, Sidorejo, pada Selasa pagi, yang menyebabkan kerugian materiil lebih dari Rp 100 juta. Kebakaran terjadi saat rumah kosong karena pemiliknya pergi ke pasar. Menurut Plh Kasi Humas Polres Salatiga, Aipda Sutopo, sekitar pukul 08.00 WIB, dua tetangga korban, Ngatemi dan Lestari, melihat kepulan asap dari rumah tersebut dan segera meminta tolong warga sekitar.
Foto dok IST
Petugas Damkar sedang memadamkan api yang menimpa rumah milik Elisabeth Suhartinah di Sidorejo Lor

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah kebakaran hebat melanda rumah milik Elisabeth Suhartinah (52), warga RT 6 RW 6 Kelurahan Sidorejo Lor, Sidorejo, pada Selasa pagi. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan lebih dari Rp 100 juta.

Menurut informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang pergi ke pasar.

Plh Kasi Humas Polres Salatiga, Aipda Sutopo, menjelaskan bahwa sekitar pukul 08.00 WIB, dua tetangga korban, Ngatemi dan Lestari, yang sedang berada di kebun samping rumah korban, melihat kepulan asap yang berasal dari rumah tersebut.

“Keduanya kemudian berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk mengecek ke dalam rumah. Setelah warga berhasil mendobrak pintu, ternyata api sudah mulai membesar,” ungkap Sutopo.

Warga setempat langsung bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya. Berkat usaha keras mereka, api tidak sempat menyebar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian. Sekitar pukul 09.00 WIB, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sepenuhnya.

“Api dapat dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas pemadam tiba di lokasi. Saat ini, kami masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini,” tutup Sutopo.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]