URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Direktorat Binmas Polda Jateng  aplikasi Sitangkas dengan mengedepankan peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tingkat Desa meluncurkan aplikasi Sitangkas Kamis (14/10/2021).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kedepankan Peran Babinsa Dan Bhabinkamtibmas, Polda Jateng Resmikan Aplikasi Sitangkas

Kedepankan Peran Babinsa Dan Bhabinkamtibmas, Polda Jateng Resmikan Aplikasi Sitangkas

Kedepankan Peran Babinsa Dan Bhabinkamtibmas, Polda Jateng Resmikan Aplikasi Sitangkas

featured-img

SEMARANG – Direktorat Binmas Polda Jateng  aplikasi Sitangkas dengan mengedepankan peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tingkat Desa meluncurkan aplikasi Sitangkas Kamis (14/10/2021).

Aplikasi Sitangkas diremsikan langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi  Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto di gedung Borobudur yang terletak di Mapolda Jateng.

Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan aplikasi Sitangkas merupakan kolaborasi antara Polri dan TNI bersama stakeholder lainnya.

“Aplikasi tersebut diberikan Babinsa dan Bhabinkantibmas termasuk stakeholder lainnya di tingkat desa,” ujar dia

Kapolda menegaskan bahwa Banbisa dan Bhabinkantibmas, serta Forkompinca merupakan Pahlawan tanda jasa dalam penanggulangan Covid-19.

“Oleh karena itu saya berencana dan sepakat bahwa kita semua akan mengapresiasi mereka yang merupakan tulang punggung dalam rangka penanganan covid 19 di wilayah hukum Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro,” tegasnya.

Kapolda mengatakan aplikasi sitangkas digunakan untuk menjaga Harkantibmas. Pada aplikasi tersebut terdapat panic button yang bisa digunakan oleh masyarakat.

“Laporan dari masyarakat bisa langsung ditindaklanjuti para Babin di lapangan. Saya tekankan pada kesempatan kali ini bahwa Babinsa dan Bhabinkantibmas merupakan ujung tombak harkantibmas,” pungkasnya.

Sementata, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto mengapresiasi langkah Polda Jateng yang telah meluncurkan aplikasi Sitangkas.

Selain peluncuran Sitangkas, sejumlah personel Polri maupun TNI yang dianggap berprestasi dalam penanggulan Covid 19 mendapatkan penghargaan.

“Saya berharap aplikasi ini bisa memberikan pelayanan publik kepada masyarakat lebih baik, lebih cepat,” tuturnya.

Mayjen Rudianto mengatakan Babinsa dan Bhabinkantibmas serta tenaga kesehatan diberikan penghargaan karena telah berjuangan menangani covid 19.

“Mereka pahlawan-pahlawan di lapangan yang tidak kenal lelah. Saya bangga pada kalian semua. Saya harapkan sinergitas kita ini tetap terjalin,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved