KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Keluarga Sebut Pomdam Pastikan Proses Hukum Anggotanya yang Terlibat Pembunuhan Iwan Boedi

Keluarga Sebut Pomdam Pastikan Proses Hukum Anggotanya yang Terlibat Pembunuhan Iwan Boedi

Keluarga Sebut Pomdam Pastikan Proses Hukum Anggotanya yang Terlibat Pembunuhan Iwan Boedi

SEMARANG – Keluarga menyebut Polisi Militer (Pomdam) IV/ Diponegoro memastikan akan memproses hukum anggotanya yang terlibat dalam kasus pembunuhan Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Boedi Prasetijo Paulus.

Diketahui, dalam penanganan perkara ini, dua prajurit TNI dari Kodam IV/Diponegoro berpangkat Perwira dan Bintara diperiksa Pomdam IV/Diponegoro karena dugaan keterlibatan pembunuhan Iwan Boedi. Dua anggota TNI AD itu masing-masing berinisial AG dan AR.

Pengacara keluarga Iwan Boedi, Yunantyo Adi Setiawan mengatakan, komitmen yang dibuat oleh Kodam IV/Diponegoro itu karena kasus pembunuhan Iwan Boedi sangat mempertaruhkan nama baik institusi TNI. Yas, sapaan akrabnya mengakui, kini Pomdam IV/Diponegoro telah memperkuat sinergi kepada kepolisian agar kasus pembunuhan ini segera terungkap.

“Maka Pomdam akan membantu kepolisian untuk mencari pelakunya. Siapapun itu apakah ada sipil atau ada unsur anggota (TNI). Sekiranya ada unsur anggota, maka itu akan diproses hukum dan sekiranya kok Pondam dalam penyelidikannya menemukan unsur sipil akan dilimpahkan ke Polrestabes Semarang,” ujar Yas saat ditemui awak media, Selasa (15/11/2022).

Yas mengakui, setelah melakukan pertemuan dengan Pomdam IV/Diponegoro, Polrestabes Semarang juga dipersilahkan untuk memeriksa anggota TNI jika memang dibutuhkan untuk membantu proses penyelidikan.

“Apabila Polretabes mendapati harus memeriksa anggota (TNI), nanti juga akan memeriksa di Pondam. Kalau memang ada anggota yang diduga terlibat akan ada pelimpahan perkara. Mereka akan bersinergi terkait pelimpahan perkara itu,” bebernya.

“Prinspinya sudah mulai ada keterbukaan dari TNI, agar masalah ini cepat terungkap dan sama-sama kondisifitas dan kekhawatiran kesenjangan antar institusi bisa dihindari,” terangnya.

Leave a Comment

Leave a Comment

Leave a Comment

Leave a Comment

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang