URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat akibat kemarau panjang yang lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Semarang telah mengambil langkah-langkah koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, Perhutani, relawan, dan masyarakat guna mengatasi ancaman karhutla. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menekankan pentingnya antisipasi untuk mencegah dampak ekonomi, sosial, dan kamtibmas akibat karhutla.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kemarau Diprediksi Sampai Akhir September, Ini Langkah Pemkab Semarang Antisipasi Karhutla

Kemarau Diprediksi Sampai Akhir September, Ini Langkah Pemkab Semarang Antisipasi Karhutla

Kemarau Diprediksi Sampai Akhir September, Ini Langkah Pemkab Semarang Antisipasi Karhutla

Bupati Semarang Ngesti Nugraha memeriksa alat dan perlengkapan pendukung pemadam kebakaran usai Apel Gelar Pasukan Satgas Penanganan Karhutla Kabupaten Semarang Tahun 2023 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (24/8/2023).

(Foto/win)

Bupati Semarang Ngesti Nugraha memeriksa alat dan perlengkapan pendukung pemadam kebakaran usai Apel Gelar Pasukan Satgas Penanganan Karhutla Kabupaten Semarang Tahun 2023 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (24/8/2023).
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Musim kemarau panjang yang masih terjadi hingga saat ini meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Apalagi hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kemarau yang terjadi saat ini lebih kering daripada 3 tahun ke belakang.

Kondisi ini membuat seluruh pihak harus ekstra waspada dalam rangka mengantisipasi terjadinya karhutla. Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang, sejumlah langkah telah disiapkan termasuk berkoordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, Perhutani, relawan dan masyarakat.

“Sebab karhutla bisa menimbulkan dampak ekonomi, sosial, dan kesehatan bagi masyarakat. Jika tidak segera ditangani maka dapat menimbulkan gangguan keamanan ketertiban dan masyarakat (kamtibmas),” ujar Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai Apel Gelar Pasukan Satgas Penanganan Karhutla Kabupaten Semarang Tahun 2023 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (24/8/2023).

Dikatakan Ngesti, apel yang telah dilaksanakan ini sebagai langkah antisipasi karhutla karena seluruh elemen harus siap setiap saat. Terdapat beberapa hal yang saat ini juga gencar dilaksanakan di antaranya memberikan informasi dan pemahanam untuk lebih hati-hati di musim kemarau saat ini.

“Jangan sampai membakar daun kering di lahan dan hutan. Kita juga sudah siap gotong royong untuk bisa memadamkan api dengan cepat jika terjadi karhutla,” kata dia.

Terkait daerah rawan karhutla, Ngesti menambahkan, sesuai pengalaman yang sudah terjadi pada tahun lalu tersebar di Gunung Merbabu, Telomoyo dan Ungaran.

“Namun wilayah lain juga perlu diwaspadai di luar prediksi kita. Misalnya ada kawasan hutan tanamannya dipotong, daun ada di situ lalu ada yang iseng. Prinsipnya jangan sampai membuang puntung rokok dan membakar lahan sembarangan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Juwair Suntara menyampaikan hingga pekan keempat bulan Agustus 2023 ini, pihaknya telah menerima laporan karhutla sebanyak 18 kejadian. Itu tersebar hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Semarang.

“Terakhir yang kami terima terjadi di Kecamatan Bergas, berbatasan dengan Kecamatan Pringapus,” bebernya.

Juwair mengakui, salah satu kendala yang dihadapi adalah keterbatasan alat dan personel. Meski demikian pihaknya tetap berupaya maksimal memadamkan api dengan cepat jika terjadi karhutla agar tidak semakin meluas.

“BMKG melaporkan kondisi ini (kemarau) diprediksi sampai akhir September. Tapi itu hanya prediksi, mudah-mudahan tidak sepanjang itu. Prinsipnya kami selalu siaga mengantisipasi terjadinya karhutla,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan daycare saat meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran Timur, Jumat (1/5/2026), guna mencegah kekerasan anak melalui pengelolaan profesional, sekaligus mendukung produktivitas pekerja dan kesejahteraan lewat penguatan koperasi karyawan.
Momentum Hari Buruh, Gubernur Jateng: Buruh Bisa Fokus Kerja, Anaknya Sudah Ada yang Menjaga
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji BRIN, seiring rendahnya harga jual, dengan harapan produksi berkualitas mampu meningkatkan nilai pasar dan pengembangan industri daerah.
Fokus Benih Unggul, Pemkab Semarang Bidik Kenaikan Harga Tembakau Petani
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Libatkan Forkopimda, Pemkab Semarang Benahi Pengawasan Perizinan Investasi

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan daycare saat meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran Timur, Jumat (1/5/2026), guna mencegah kekerasan anak melalui pengelolaan profesional, sekaligus mendukung produktivitas pekerja dan kesejahteraan lewat penguatan koperasi karyawan.
Momentum Hari Buruh, Gubernur Jateng: Buruh Bisa Fokus Kerja, Anaknya Sudah Ada yang Menjaga
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengawasan daycare saat meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di Rusunawa Gedanganak, Ungaran Timur, Jumat (1/5/2026), guna mencegah kekerasan anak...
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Aksi Nyata Polres Salatiga saat Amankan May Day 2026
Polres Salatiga menggelar cek kesehatan gratis di halaman Pemkot Salatiga, Jumat (1/5/2026), saat peringatan May Day 2026 untuk memberikan layanan kesehatan kepada pekerja melalui pemeriksaan tekanan darah,...
Enam siswa SD asal Ungaran yang tergabung dalam Sanggar Prestasi Aksa Swastika mengikuti Festival Pelajar Unggulan Batch 4 di Gedung DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026), untuk mengasah kepemimpinan dan wawasan kebangsaan melalui seleksi ketat, sekaligus membuktikan potensi pelajar daerah di tingkat nasional.
Bikin Bangga! 6 Pelajar SD Asal Ungaran Harumkan Nama Kabupaten Semarang di Festival Pelajar Unggulan 2026 di Jakarta
Enam siswa SD asal Ungaran yang tergabung dalam Sanggar Prestasi Aksa Swastika mengikuti Festival Pelajar Unggulan Batch 4 di Gedung DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026), untuk mengasah kepemimpinan...
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji BRIN, seiring rendahnya harga jual, dengan harapan produksi berkualitas mampu meningkatkan nilai pasar dan pengembangan industri daerah.
Fokus Benih Unggul, Pemkab Semarang Bidik Kenaikan Harga Tembakau Petani
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menekankan peningkatan mutu tembakau saat pengukuhan pengurus P2RPTI di Ungaran, Kamis (30/4/2026), guna mendorong kesejahteraan petani melalui benih unggul yang tengah diuji...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Libatkan Forkopimda, Pemkab Semarang Benahi Pengawasan Perizinan Investasi
Pemerintah Kabupaten Semarang memperkuat pengawasan perizinan investasi di Kabupaten Semarang, Kamis (30/4/2026), dengan melibatkan Forkopimda dan sistem OSS untuk mendorong kepastian hukum, meski sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Semarang memberangkatkan 895 jemaah haji dalam enam kloter dari berbagai kecamatan melalui titik kumpul di Ungaran, Selasa (28/4/2026), dengan pengawalan tenaga medis dan ambulans guna memastikan kesehatan jemaah tetap prima menghadapi pemeriksaan ketat di Arab Saudi.
895 Jemaah Haji Kabupaten Semarang Berangkat Bertahap, Terbagi dalam 6 Kloter
Polda Jawa Tengah mengungkap peredaran 49 paket sabu seberat 65,75 gram di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, Rabu (22/4/2026), hasil penyelidikan bersama Polres Salatiga. Tiga tersangka residivis ditangkap melalui pengembangan informasi masyarakat, dengan modus sistem ranjau dan penyimpanan di beberapa lokasi serta kamar kos.
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, dengan Modus Ranjau, Tesangka Terancam Hukuman Mati
Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, pelajar SMP Negeri 1 Ungaran, menjadi calon jemaah haji termuda Kabupaten Semarang pada musim haji 2026 dengan berangkat bersama ibunya dari Ungaran, Senin (27/4/2026), setelah menggantikan almarhum ayahnya, dengan persiapan manasik dan izin sekolah selama dua bulan.
Pelajar 14 Tahun Asal Ungaran Jadi Calon Haji Termuda di Kabupaten Semarang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved