URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka ulang tahun Polwan ke-74 Polres Salatiga gelar talk show dengan tema ''Polri yang presisi, Polwan Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh- Indonesia Tumbuh''.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kenakan Sepatu PDL, Intiyas Beri Semangat Dan Motivasi Puluhan Polwan Salatiga

Kenakan Sepatu PDL, Intiyas Beri Semangat Dan Motivasi Puluhan Polwan Salatiga

Kenakan Sepatu PDL, Intiyas Beri Semangat Dan Motivasi Puluhan Polwan Salatiga

featured-img

Dalam rangka ulang tahun Polwan ke-74 Polres Salatiga gelar talk show dengan tema ”Polri yang presisi, Polwan Siap Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh- Indonesia Tumbuh”. Talk Show ini menghadirkan Direktur RSUD Salatiga dr. Riyani Isyana P. M. Kes hingga Rektor Terpilih UKSW Salatiga Prof. Dr. Intiyas Utami, SE.,M.Si.,Ak., CA.,CMA.,QIA.

Kepada Rasika FM, AKP Betty Nugroho, ketua pelaksana pada kegiatan menjelaskan konsep ini dipilih karena menyesuaikan era yang ada.

”Konsep pelaksanaannya adalah polwan yang tangguh untuk menyongsong era globalisasi. Giat polwan harus menyesuaikan era yang sekarang ada, harus open minded. Polwan harus ada wawasan untuk maju,” kata Betty Jumat (26/8/2022).

Betty mengatakan meski jumlah polwan yang ada hanya 10 persen namun polwan selalu memberi warna dan berperan penting disetiap kegiatan.

”Jumlah polwan di Salatiga hanya ada 1 banding 10 dari jumlah keseluruhan Polri, tapi dengan kekuatan 10 persen ini, polwan memberikan warna, yang melengkapi semua kegiatan yang ada di Polres, kami sangat mendukung sangat aktif sangat bisa diandalkan pasti. Jumlah polwan di Polres salatiga hanya ada 53 dari 546 anggota. Beberapa kasat adalah polwan, diantaranya kasi humas, kasi intel, kasi lantas , 50 persen PJU adalah polwan” tambah Betty.

Sementara itu, Rektor terpilih UKSW Salatiga, Intiyas Utami memberikan apresiasi kepada polwan dan menghimbau polwan agar tidak mudah menyerah dan terus belajar hal baru.

”Saya tentu saja mengapresiasi teman-teman polwan dalam hari ulang tahunnya. Saya harap polwan tidak gampang menyerah dan terus belajar. Karena belajar itu sepanjang hayat. Jangan terperangkap dalam situasi yang gampang menyerah. Saya harap Polwan bisa berintegritas, dan terus berkembang baik karir dan kemampuan softskillnya,” jelasnya

Intiyas menambahkan polwan harus siap dalam menghadapi tantangan demi tantangan yang menunggu di depan nanti.

”Tantangan besar kedepannya bagi polwan tentunya teknologi informasi yang makin distruptif. Jadi polwan harus mau cepat belajar hal baru terutama yang berkaitan dengan teknologi informasi, agar nanti tidak tertinggal pada hal-hal baru yang sudah berkembang diluar sana,” imbuhnya

Ia juga menghimbau agar Polwan untuk selalu berpikir positif maka nanti akan tercipta lingkungan kerja yang kondusif. Menurutnya paradigma berpikir sangat memengaruhi kinerja polwan.

”Paradigma berpikir ini menjadi sangat penting, bahwa kita harus berpikir positif , untuk mengahasilkan suatu yang positif di lingkungan kita, dengan berpikir positif, kita menjadi pribadi yang lebih kuat dan berkarakter. Mayoritas wanita itu punya karakter baper, bawa perasaan gitu ya, padahal kalo bisa mengelola emosi dengan baik, ini bisa membuat perubahan dilingkungan kita. Karena energi positif yang kita pancarkan akan membuat lingkungan kondusif untuk bekerja. Maka untuk membangun Indonesia yang pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat, bisa diawali dengan paradigma positif di lingkungan kerja kita,”

Ia berharap Polwan dapat menjadi cerminan wanita tangguh yang terus berkembang namun tidak melupakan kodratnya.

”Saya berharap teman-teman polwan meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup dengan cara berpikir positif, dengan belajar dalam segala aspek, tidak membatasi diri karena kita wanita. Polwan harus menjadi contoh yang baik bahwa karena kita perempuan, kita punya kemampuan mutlitasking, kita dapat membagi waktu yang baik antara karier dan keluarga.

Dalam paparanya Rektor UKSW terpilih 2022 2027 ini berharap polwan optimis menatap masa depan.
“apa yang diinginkan polwan seharusnya bisa ditulis dalam sebuah buku khusus atau disimpan dalam dompet tentang cita-cita yang ingin ia lakukan di masa mendatang, misalnya nih ibu-ibu polisi Pengen hutang lunas atau pengen mobil bagus maka cita-cita atau harapan tersebut bisa dituliskan di kertas atau dicetak dalam foto dan dimasukkan ke dalam dompet agar setiap hari ibu-ibu bisa melihat dari dekat impian yang akan diperolehnya” tutur pemilik Intiyas batik Salatiga ini.

– Intiyas Utami Rektor Terpilih UKSW saat diwawancarai Rasika
– AKP Betty saat diwawancarai media

Lebih lanjut Ibu dua anak ini berharap Ke depan polwan di Salatiga lebih profesional, sementara itu untuk Bhayangkari ia juga meminta agar mereka bisa mendukung sang suami saat bekerja.

Pantauan rasikafm.com, kegiatan ini selain dihadiri polwan, juga nampak anggota Bayangkari dan juga purnawirawan Polwan.

BACA JUGA :

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved