URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa kendaraan angkutan barang yang terindikasi ODOL, memasang material reflektif, serta melakukan cek kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kelayakan kendaraan dan menekan risiko kecelakaan di ruas tol.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo
featured-img

SEMARANG – Keselamatan berkendara di jalan tol tidak hanya bergantung pada kondisi jalan, tetapi juga kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang prima. Berangkat dari semangat tersebut, PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang–Solo, Selasa (1/7/2026).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PT Trans Marga Jateng dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Polres Semarang, Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Jateng 1B, serta sejumlah penyedia layanan di Jalan Tol Semarang–Solo.

Operasi simpatik mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran keselamatan, khususnya bagi pengemudi kendaraan angkutan barang yang setiap hari melintasi ruas tol tersebut.

Petugas melakukan pemeriksaan kendaraan angkutan barang yang terindikasi Over Dimension Over Loading (ODOL), mengecek pemasangan reflective tape pada bagian belakang dan samping truk agar lebih mudah terlihat saat malam hari, serta memastikan seluruh perlengkapan keselamatan kendaraan berfungsi dengan baik.

Tak hanya kendaraan, kondisi para pengemudi juga menjadi perhatian. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, kondisi fisik, hingga konsultasi kesehatan guna memastikan tetap bugar sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Selain itu, para sopir mendapat edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas di jalan tol, seperti mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat, beristirahat saat lelah, serta memastikan kendaraan selalu dalam kondisi laik jalan.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Prajudi, mengatakan keselamatan di jalan tol merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.

“Melalui Operasi Simpatik ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa kendaraan yang laik jalan dan pengemudi yang sehat menjadi faktor utama dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat. Sinergi antara operator jalan tol, pemerintah, kepolisian, serta para pelaku transportasi menjadi kunci dalam mewujudkan budaya keselamatan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, PT Trans Marga Jateng mencatat sebanyak 45 pengemudi mengikuti pemeriksaan kesehatan. Selain itu, 20 kendaraan angkutan barang dipasangi material reflektif guna meningkatkan visibilitas kendaraan, serta 20 kendaraan pribadi turut mengikuti pemeriksaan dan edukasi keselamatan.

Melalui kegiatan ini, PT Trans Marga Jateng berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara terus meningkat sehingga risiko kecelakaan di Jalan Tol Semarang–Solo dapat ditekan dan perjalanan pengguna jalan menjadi semakin aman serta nyaman.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved